Dibawah Gerimis, PTA Sulawesi Tenggara Peringati Hari Lahir Pancasila
Manado | PTA Sulawesi Tenggara
Ketua PTA Sulawesi Tenggara Dr. H. Muslimin Simar, SH., MH. membacakan Sambutan Presiden Jokowi pada Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila yang diselenggarakan di Halaman Kantor PTA Sultra (1/6/2017)
Kendari – Upacara peringatan Hari Lahir ke-72 Pancasila, Kamis (1/7/2017), digelar di halaman Kantor Pengadilan Tinggi Agama Sulawesi Tenggara.
Ketua Pengadilan Tinggi Agama Sulawesi Tenggara Dr. H. Muslimin Simar, SH., MH. bertindak sebagai Inspektur Upacara. Sedangkan H. Basir Ahmad, SH., MH. bertugas sebagai Komandan Upacara. Upacara dimulai tepat pukul 07.45 WITA.
Upacara digelar usai adanya surat dari Sekretaris Mahkamah Agung RI Nomor 204/SEK/HM.01.2/5/2017 tanggal 26 Mei 2017. Surat ini merupakan instruksi untuk menyelenggarakan upacara bendera peringatan hari lahir Pancasila tahun 2017.
Awalnya, upacara akan digelar sendiri oleh PTA Sultra. Pada perjalanannya warga peradilan dari PA Kendari dan PA Andoolo serta Dharmayukti Karini Cabang PTA Sultra bergabung untuk mengikuti upacara bersama.
Dalam sambutan Presiden yang dibacakan oleh KPTA Sultra, Presiden Jokowi menekankan bahwa Pancasila merupakan dasar bernegara dan bermasyarakat.
Suasana Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila yang diselenggarakan di Halaman Kantor PTA Sultra (1/6/17)
Pancasila 1 Juni merupakan hasil perumusan pendiri negara setelah proses musyawarah yang melibatkan elemen di Nusantara. Oleh sebab itu, keberagaman merupakan kodrat Indonesia yang tidak bisa diganggu gugat.
“Harus diingat bahwa kodrat bangsa Indonesia adalah keberagaman. Takdir Tuhan untuk kita adalah keberagaman. Dari Sabang sampai Merauke adalah keberagaman. Dari Miangas sampai Rote adalah juga keberagaman”.
Presiden menyerukan segenap unsur masyarakat untuk menjaga perdamaian dan persatuan.
“Sekali lagi, jaga perdamaian, jaga persatuan, dan jaga persaudaraan di antara kita. Mari kita saling bersikap santun, saling menghormati, saling toleran, dan saling membantu untuk kepentingan bangsa. Mari kita saling membantu untuk kepentingan bangsa. Mari kita saling bahu – membahu, bergotong royong demi kemajuan Indonesia”.
Peringatan Hari Lahir Pancasila merupakan amanat Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2016 tentang Hari Lahir Pancasila. Keppres yang ditandatangani 1 Juni 2016 ini menetapkan 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila sekaligus sebagai hari libur nasional.
Upacara berlangsung khidmat dibawah gerimis hujan. Upacara berakhir Pukul 08.15 WITA dan ditutup dengan do’a serta foto bersama. (t.rom)
