Dua Tenaga Honorer PA Jayapura Ikut Tes CPNS Honorer Kategori II MA

Jayapura | pa-jayapura.go.id
Tes Calon Penerimaan Pegawai Negeri Sipil ( CPNS ) Honorer Kategori II Mahkamah Agung RI untuk tahap tes tertulis akhirnya dilaksanakan. Tepat pada hari minggu, 03 November 2013 bertempat di lantai II Aula Pengadilan Tinggi Agama ( PTA ) Jayapura pelaksanaan tes dimulai tepat pukul 10.00 wit dimana jumlah peserta yang hadir pada saat pelaksanaan tes berjumlah 24 orang dari 26 orang yang terdaftar. Peserta tersebut terdiri dari 19 orang dari peradilan umum dan 5 orang dari peradilan agama, sedangkan 2 orang yang tak hadir masing- masing dari peradilan umum dan peradilan agama.
Pengadilan Agama Jayapura mengutus 2 orang tenaga honorer pada tes ujian kali ini, yakni Thamrin HC, S.Ag dan Mukhlis. Kedua tenaga honorer tersebut bertugas pada Sub Umum Pengadilan Agama Jayapura dan memenuhi kualifikasi tes CPNS.
Pelaksanaan tes kali ini terdiri dari Tes Kemampuan Dasar dan Tes Kemampuan Bidang yang kesemuanya mesti dilalui oleh peserta tes. Sesaat sebelum pelaksanaan tes, para peserta diberikan pengarahan oleh panitia, baik panitia lokal maupun pusat. Didampingi Wakil Sekretaris PTA Jayapura Drs.H.Zakir dan Ketua Panitia Drs.Paskinar Said, panitia pusat yang diwakili oleh Kusindah ( Kepegawaian Mahkamah Agung RI ) memberikan pengarahan perihal tahapan dan prosedur pengerjaan soal ternasuk tahapan penilaian soal yang akan dikerjakan peserta.

Biodata peserta dan lembar jawaban soal yang nantinya diperiksa secara komputerisasi membuat para peserta ujian menjadi ekstra hati-hati pada saat pengisian. Permasalahan terjadi pada beberapa peserta ujian saat data kelahiran pada kartu ujian tidak sesuai dengan data yang sebenarnya.
Hal ini cukup menyita perhatian panitia sehingga menuntut panitia lokal berkoordinasi dengan perwakilan panitia pusat dan diputuskan untuk mengikuti data yang terekam pada kartu ujian dikarenakan cetakan pada kartu ujian bersumber dari data base yang terimput di pusat Jakarta sehingga jikalau merubah data kelahiran sesuai dengan data kelahiran peserta akan berakibat lembar jawaban akan ditolak oleh basis komputer pusat Jakarta.
Sebagai langkah antisipatif panitia, nama peserta yang bermasalah dengan data kelahiran dicatat dan nantinya akan diselesaikan oleh panitia pusat dijakarta. Pelaksanaan tes cukup kondusif dan terkendali seiring bergulirnya waktu hingga berakhirnya pelaksanaan tes pada sore hari pukul 16.30 wit.

“ semoga tes kali ini memberikan hasil yang memuaskan”ujar Thamrin tenaga honorer PA jayapura saat dijumpai usai menyelesaikan ujian tertertulis sekitar pukul 16.15 wit. Harapan ini tentu saja menjadi harapan nasional seluruh peserta ujian pada hari ini. ( adm/pajpr )
