Hakim PA Gresik Mendapat Bekal Berharga dari Diklat Ekonomi Syariah

Foto Suhartono sebagai penyaji dalam forum diskusi
Gresik | pa-gresik.co.id
Sesuai Surat Badan Litbang Diklat Hukum dan Peradilan MA RI No. 1009/DLD/S/VII/2013 tanggal 31 Juli 2013, salah seorang hakim PA Gresik (H. Suhartono, S.Ag.,S.H.,M.H.) termasuk salah satu dari 100 orang hakim yang ikut dipanggil mengikuti Diklat Sertifikasi Hakim Ekonomi Syariah berdasarkan kualifikasi tertentu. Dimana diantara 100 orang hakim tersebut terdiri dari hakim tingkat banding dan hakim tingkat pertama.
Diklat dilaksanakan di gedung Pusdiklat MA RI di Megamendung, Bogor mulai tanggal 26 Agustus 2013 s.d. 06 September 2013. Selama 12 hari digembleng di kawah candradimuka-nya MA RI, namun sebelum memasuki materi, para peserta diwajibkan mengikuti pre test untuk mengukur pemahaman dasar mereka sebelum menerima materi sesungguhnya, baru setelah itu para peserta diklat digembleng dengan materi-materi ekonomi syariah seperti: Perbankan syariah, pasar modal syariah, asuransi dan reasuransi syariah, BMT dan BPRS, produk-produk ekonomi syariah, KHES, hukum bisnis syariah, zakat, wakaf, dll. Materi-materi tersebut dapat didownload di sini.

Para peserta mejeng sebelum mengikuti materi
Dari 100 orang peserta dibagi menjadi tiga kelompok besar yakni kelas A, B dan C, masing-masing kelas berisi sekitar 33 peserta, masing-masing kelas mempunyai jadwal materi perkualiahan yang berbeda antara satu dan lainnya, namun secara garis besar materi-materi yang diberikan adalah sama. Para Narasumber terdiri dari para praktisi maupun akademisi yakni para Hakim Agung, Pejabat BI, dan para dosen baik dari kalangan kampus maupun dari Balai Diklat sendiri.
Metode penyampaian materi adalah interaktif-partisipatoris. Komposisinya, 25 persen teori dan 75 persen praktek dan diskusi. Satu materi rata-rata disampaikan selama 4 jam pelajaran. Satu jam pelajaran berisi paparan narasumber dan 3 jam berisi tanya-jawab atau diskusi.
“Selama 12 hari mengikuti diklat sungguh mengasyikkan”, ujar Pak Hartono kepada redaksi web pa-gresik, hanya saja masukan beliau “masih banyak hal yang perlu disempurnakan dari segi kurikulum dan narasumbernya, lebih bagus lagi kalau lebih banyak melibatkan praktisinya” pungkas beliau menambahkan.

suasana serius mengikuti materi
Dihari terakhir para beserta diwajibkan mengikuti evalusi terhadap materi-materi hasil diklat dan dilanjutkan dengan post test untuk mengukur tingkat keberhasilan peserta didik menyerap materi-materi yang telah diberikan sebagai pertimbangan untuk menentukan kelulusan. (Tim IT).
