Jelang Kunjung Wakil Ketua MA, MS Aceh Gelar Rapat

Aceh | ms-aceh.go.id
Sebagaimana diwartakan sebelumnya bahwa Mahkamah Syar’iyah Aceh akan mengadakan Rakor dengan MS se Aceh yang dilaksanakan pada tanggal 20 – 22 Nopember 2013 yang akan datang. Rakor tersebut dijadwalkan akan dibuka oleh Wakil Ketua MA Bidang Non Yudisial Yml. Dr. H. Ahmad Kamil, SH., M. Hum.
Guna untuk mempersiapkan segala sesuatunya dalam menyambut dan menerima kedatangan Ahmad Kamil tersebut, maka pada hari Selasa tanggal 22 Oktober 2013 diadakan rapat dengan mengambil tempat di ruang rapat pimpinan. Hadir Ketua MS Aceh Dr. H. Idris Mahmudy, SH., MH, Wakil Ketua Drs. H. M. Jamil Ibrahim, SH., MH, Hakim Tinggi, Panitera/Sekretaris Drs. H. Syamsikar, pejabat struktural dan fungsional.
Ketua MS Aceh H. Idris Mahmudy dalam kata pengantarnya mengatakan bahwa kunjungan Ahmad Kamil ke MS Aceh harus dipersiapkan dengan sebaik-baiknya. Yang harus mendapat perhatian adalah dari segi keamanan mengingat Ahmad Kamil adalah pejabat tinggi negara.
Keamanan tersebut sejak tibanya di bandara Sultan Iskandar Muda, selama dalam perjalanan dan dalam semua kegiatan. “Harus diperhatikan keamanan mengingat beliau adalah pejabat tinggi negara,” tanda H. Idris Mahmudy mengingatkan.
Dalam menanggapi tentang keamanan tersebut, Panitera/Sekretaris H. Syamsikar menjelaskan bahwa kemanan yang digunakan adalah dengan sistim terbuka dan tertutup. Oleh sebab itu akan dilakukan koordinasi dengan Dilmil Banda Aceh dan Polda Aceh.
Dalam menyambut kedatangan Wakil Ketua MA Bidang Non Yudisial akan berkoordinasi dengan semua lingkungan peradilan yang ada di Aceh. “Sekalipun tujuan Ahmad Kamil untuk membuka Rakor MS Aceh tetapi harus berkoordinasi dengan empat lingkungan peradilan,” kata H. Syamsikar menjelaskan. Hal itu menurut H. Syamsikar, mengingat Ahmad Kamil adalah Wakil Ketua MA bidang Non Yudisial yang mengayomi semua lingkungan. Selain itu untuk memperlihatkan bahwa empat lingkungan peradilan di Aceh terjalin kerja sama yang baik seperti yang berjalan selama ini.
Ketua MS Aceh menginformasikan bahwa sewaktu bertemu dengan Ahmad Kamil di ruang kerjanya beberapa waktu yang lalu, Ahmad Kamil memberitahukan bahwa kedatangan beliau ke Aceh tidak perlu diinformasikan ke Gubernur Aceh. Hal ini karena Ahmad Kamil baru saja dari Aceh bersama dengan Ketua MA dan pejabat lainnya.
Kedatangan Ahmad Kamil ke Aceh akan didampingi oleh Hakim Agung Yml. Prof. Dr. H. Abdul Manan, SH. S.IP., M. Hum dan Dirjen Badilag Drs. H. Purwosusilo, SH., MH. H. Abdul Manan akan bertindak sebagai Nara sumber dalam Bimtek ekonomi syariah, sedangkan H. Purwosusilo akan memberikan pembinaan.
“Kita akan menerima kedatangan petinggi MA oleh sebab itu harus dipersiapkan dengan baik,” ujar Ketua. Menurutnya, apapun tugas dan tanggung jawab apabila dikerjakan dengan kerja sama dan sama-sama bekerja akan dapat diselesaikan dengan baik.
Beliau meminta kepada Hakim Tinggi dan pejabat terkait untuk mendukung kegiatan ini agar kedatangan Ahmad Kami ke MS Aceh berjalan dengan sukses. “Saya minta dukungan dari kita semua agar tugas yang berat tapi mulia ini berlangsung sukses,” harap Ketua.
Banyak saran dan usul disampaikan dalam rapat tersebut dengan maksud memberikan masukan agar kunjungan Wakil Ketua MA Bidang Non Yudisial ke Aceh sukses. “Kita harus sukseskan momen yang penting ini,” ujar H. Rafiuddin memberikan semangat.
(AHP)
