Jurdilaga PTA Jambi dapat Motivasi dari Sekjend Pelanta

Sekjend Pelanta Forum Penulis Jambi, Bahren Nurdin, SS., MA, saat menyampaikan materi, Penulisan Artikel dan Motivasi menulis
Jambi | pta-jambi.go.id
Jurnalis Peradilan Agama (Jurdilaga) Pengadilan Tinggi Agama Jambi dan Pengadilan Agama di wilayah PTA Jambi, mendapatkan motivasi dari Sekretaris Jenderal Pelanta Forum Penulis Jambi, Bahren Nurdin SS., MA, saat Bimtek Jurnalistik, Kamis (26/07/2013).
Sekjend Pelanta yang juga merupakan dosen IAIN STS Jambi dan Owner Ghazwan International College (GIC) ini tampil dengan sangat meyakinkan. Bahkan melalui materi ini pun peserta akhirnya tahu kenapa menulis menjadi sangat penting saat ini.
Menurut Bahren Nurdin, SS., MA, untuk menjadi penulis yang handal, dibutuhkan tingkat kejelian yang luar biasa. Selain itu sebutnya, paradigma dan sudut pandang seorang penulis juga sangat jauh berbeda dengan yang bukan penulis.

Redaktur Pelaksana Jurdilaga PTA Jambi, Noprizal, saat memandu jalannya Bimtek dengan Materi Penulisan Artikel dan Motivasi menulis
‘’Hal kecil saja, penulis itu tahu, karena seorang penulis itu sangat sensitif dengan sebuah persoalan,’’ ujarnya.
Lantas apa modal dasar seorang penulis? Alumnus perguruan tinggi luar negeri ini, menjelaskan bahwa ada beberapa modal dasar yang harus diperhatikan. Beberapa diantanya adalah kemauan keras, banyak membaca dan variatif, mempunyai referensi banyak baik di kepala, di buku maupun di Internet. Selain itu penulis juga harus kreatif, kritis, dan visioner.
‘’Satu hal yang sangat penting. Apa itu? Satu poin ini adalah mau memaksa diri untuk menulis, dan satu lagi selalu percaya diri bahwa tulisan yang kita buat akan dibaca oleh orang lain,’’ tegasnya.
Tidak hanya itu saja, dirinya juga menjelaskan apa saja kendala yang harus diatasi oleh seorang penulis. Kendala itu antara lain adalah kendala psikologis, kendala kemampuan dan kendala ekonomis.
‘’Kendala-kendala ini harus dibuang jauh-jauh, karena hanya akan menjadi penghambar seseorang akan maju,’’ imbuhnya.
Menurut pria yang sudah memiliki ratusan tulisan di media cetak, media online, dan juga sejumlah buku ini, beberapa kendala psikologis tersebut antara lain adalah merasa tidak bisa padahal belum berusaha.
‘’Ini wajib dibuang jauh-jauh, mencoba saja belum sudah menyerah, mari tanamkan rasa percaya diri untuk hal ini,’’ ungkapnya.
‘’Malu, takut, atau tidak percaya diri tulisannya kurang baik sehingga ditertawakan orang. Malu, takut, atau tidak percaya diri bahwa pengetahuannya tidak banyak. Malu, takut, atau tidak percaya diri bahwa kemampuan bahasanya kurang baik. Kurang termotivasi karena berbagai sebab. Malas, tidak ada keinginan untuk maju. Berbagai kendala itu tidak boleh ada pada seorang penulis,’’ tegasnya.
Di penghujung materinya, pria yang juga dikenal sebagai motivator pendidikan di Provinsi Jambi ini secara langsung meminta kepada semua peserta, mulai dari hakim Tinggi PTA Jambi selaku Humas PTA Jambi, wakil ketua PA di wilayah PTA Jambi, Reporter Jurdilaga dan Administrator Website PA di wilayah PTA Jambi untuk menulis dan membacakan tulisannya masing-masing setelah di hipno-writing. (Nop/Jurdilaga PTA Jambi)
