
Berdasarkan hasil Seleksi Kompetensi Dasar pada tahap Assessment Center / Uji Kompetensi dan Penelusuran Rekam Jejak Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama yang dilaksanakan MA pada tanggal 5 s.d. 8 Juni 2023, telah ditetapkan nama-nama yang berhak mengikuti Kompetensi Bidang berupa penulisan makalah dan wawancara. Salah seorang dari peserta Kompetensi Bidang tersebut adalah Kabag Umum dan Keuangan PTA Medan Muhammad Nasri, S.H., M.M. Dirinya mengikuti seleksi calon Sekretaris Pengadilan Tinggi Kepulauan Riau.
Pelaksanaan seleksi Kompetensi Bidang tersebut berlangsung selama 2 (dua) hari yaitu hari Snin dan Selasa Kamis (10-11/07) secara online. Tepat pukul 09.00 Wib hari ini, seleksi pun dilaksanakan dengan mengambil tempat di command center. Selama berlangsungnya seleksi, peserta diawasi oleh Wakil Ketua PTA Medan Drs. H. Alaidin, M.H. dan Hakim Tinggi Drs. H. Alimudin. S.H., M.H. Meskipun seleksi dilaksanakan di satker masing-masing, namun seleksi ini termasuk kategori closely monitored (pengawasan yang ketat) karena kamera pengawasan di lokasi ujian terhubung langsung dengan panitia pusat. Jadi panitia pusat dapat memonitor suasana yang terjadi selama berlangsungnya seleksi. Disamping itu siapa pun tidak diperkenankan masuk ke ruang ujian kecuali peserta dan pengawas.
Sebelum ujian berlangsung, Panitia Seleksi Daerah PTA Medan telah mempersiapkan segala sesuatu untuk kelancaran pelaksanaan seleksi, antara lain meminta penambahan bandwith internet sementara kepada provider internet selama berlangsungnya ujian. Hal ini dimaksudkan supaya kecepatan akses data menjadi lebih maksimal, yang semula 50 Mbps : 50 Mbps menjadi 100 Mbps : 100Mbps. Demikian pula halnya dengan perangkat pendukung baik hadware maupun software telah dipersiapkan sedemikian rupa. Alhamdulillah ujian berlangsung dengan lancar tidak ada kendala.
Sementara itu, ditemui sebelum seleksi Japati dimulai, Ketua PTA Medan Dr. H. Abd. Hamid Pulungan, S.H., M.H. memberikan support dan semangat kepada Muhammad Nasri, S.H., M.M. agar teliti dan seksama dalam penulisan makalah sehingga tersusun dengan baik dan rapi supaya mendapat penilaian yang memuaskan. Begitu juga ketika mengikuti wawancara, supaya dijawab dengan tenang dan jangan terburu-buru. “Semangat dan semoga pak Nasri diberi kemudahan dan dinyatakan lulus dalam seleksi ini,” kata H. Abd. Hamid Pulungan memotivasi. (ahp)
