Ketua MS Aceh Ingatkan Kedisplinan

Banda Aceh | ms-aceh.go.id
Ketua Mahkamah Syar’iyah Aceh Dr. H. Idris Mahmudy, SH. MH kembali menegaskan pentingnya menanamkan jiwa disiplin yang tinggi kepada seluruh hakim, pejabat struktural dan fungsional serta staf pada MS Aceh.
Hal itu disampaikannya selepas senam pagi pada hari Jum’at tanggal 4 Oktober 2013. Menurut beliau, pentingnya menanamkan jiwa disiplin itu adalah harga mati dan tidak bisa ditawar-tawar.
“Disiplin tidak bisa ditawar-tawar dan hal itu harus ditegakkan dengan baik,” ujar Ketua mengingatkan.
Dalam kesempatan tersebut, semua hakim tinggi dan pegawai lainnya terkejut karena tiba-tiba saja Ketua MS Aceh berdiri di tangga kantor setelah selesai senam. Lalu beliau meminta supaya berkumpul di depannya karena ada sesuatu yang akan disampaikan. Setelah semuanya berkumpul dan siap mendengar gerangan apa kira-kira yang akan disampaikan orang nomor satu di MS Aceh tersebut, ternyata Ketua menyampaikan tentang disiplin.
“Saya lihat ada pegawai yang pulang siang untuk istirahat terlambat datangnya masuk kantor kembali, padahal waktu istirahat hanya satu jam,” ujar Ketua dengan nada tinggi. Dijelaskannya lebih lanjut bahwa sesuai dengan peraturan tentang pembayaran remunerasi bahwa istirahat siang pukul 12.00 s.d. 13.00 atau selama satu jam, oleh karena itu harus masuk kantor kembali tepat pukul 13.00 dan bekerja sebagaimana biasa.
Menurut Ketua, apabila masa istirahatnya melebihi satu jam, itu berarti korupsi waktu dan makan siang tersebut seolah-olah makan haram. “Jangan sampai makan haram karena korupsi waktu,” tandas Ketua.
Untuk menjaga disiplin waktu istirahat, Ketua menyarankan makan siang di Kantin yang menyediakan hidangan yang bergizi dengan harga yang terjangkau. Namun demikian, apabila ingin pulang ke rumah untuk makan siang tidak ada masalah hanya saja masuk kantor tidak terlambat.
Di akhir briefingnya, Ketua meminta semua hakim tinggi dan pegawai untuk mentaati waktu istirahat. Ketua menegaskan bahwa mulai hari Senin tanggal 7 Oktober 2013 tidak ada lagi yang terlambat masuk kantor setelah waktu istirahat. Dan beliau akan memantau siapa saja yang datang terlambat. Lalu Ketua menginstruksikan semua Kasubbag dan Panmud untuk memantau bawahannya agar disiplin dan bagi yang tidak disiplin akan diambil tindakan tegas. “Saya instruksikan semua Kasubbag dan Panmud untuk menjaga bawahannya masing-masing agar disiplin,” pintanya sambil melihat Panitera/Sekretaris Drs. H. Syamsikar.
Setelah Ketua selesai menyampaikan tentang disiplin, lalu dilanjutkan dengan makan kolak pisang yang memang disiapkan setiap hari Jum’at. Dalam perbincangan singkat sambil menyantap kolak, salah seorang hakim tinggi H. Firdaus menyatakan setuju dengan peringatan Ketua tentang disiplin, karena sebagian pegawai ada yang datang terlambat. “Setuju sekali peringatan Ketua, semoga ada perubahan agar disiplin,” kata H. Firdaus sambil mengambil raketnya mau main tenis.
(AHP)
