
Kuala Simpang | ms-kualasimpang.go.id
Sejak 2004, Mahkamah Agung Republik Indonesia (MARI) dan Federal Circuit and
Family Court of Australia (FCFCOA) telah menjalin kerjasama yudisial, utamanya di bidang peningkatan akses keadilan bagi perempuan dan anak di Indonesia. Di antara rentang waktu tersebut, AIPJ2 telah memfasilitasi kerjasama yudisial dua negara tersebut sejak tahun 2011. MoU antara MA-RI dan FCFCOA terakhir ditandatangani pada tanggal 8 Desember 2020 yang kemudian akan diperbaharui pada tanggal 25 Juni 2024 di MARI, Jakarta. Di bawah Strategi Keadilan untuk Perempuan yang berfokus, AIPJ2 memfasilitasi
kerjasama yudisial dua negara ini.
Berdasarkan surat nomor 1414/DJA.1/HM1.1.1/VI/2024 tentang Pemanggilan Peserta Perayaan 20 tahun Kerjasama Yudisial MARI-FCFCOA Secara Daring, dalam hal ini Jum'at (28/06/2024) Dr. Nusra Arini, S.H.I., M.H. selaku Ketua Mahkamah Syar'iyah Kuala Simpang mengikuti acara tersebut di Media Center MS Kuala Simpang. Kegiatan ini terdapat dua sesi (Penerapan Prinsip Kepentingan Terbaik bagi Anak dalam Perkara Dispensasi Kawin pukul 08.30-11.30 WIB dan Perlindungan Hak Perempuan dan Anak dalam Perkara Perceraian pukul 13.30-16.00 WIB).
Dalam rangka Perayaan 20 tahun kerjasama Peradilan antara Mahkamah Agung Republik Indonesia (MA-RI) dengan Federal Circuit and Family Court Of Australia (FCFCOA), AIPJ2 dan Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama di bidang pertukaran pengetahuan, akan diselenggarakan kegiatan Dialog Yudisial MARI – FCFCOA dan disiarkan secara langsung/live streaming dengan tema “Penerapan Prinsip Kepentingan Terbaik bagi Anak dalam Perkara Dispensasi Kawin dan Perlindungan Hak Perempuan dan Anak dalam Perkara Perceraian”.
(HUMAS/DIN)
