Ketua PA Pelaihari Melantik Dua Hakim Madya Muda

Ketua PA Pelaihari Dra. Hj. St. Masyhadiah D., M.H. melantik dua Hakim: Drs. Juaini, S.H. dan Dra. Rabiatul Adawiah. [Foto: Respati]
Pelaihari | pa-pelaihari.go.id
Ketua Pengadilan Agama Pelaihari baru saja melantik dua hakim hasil Rapat Tim Promosi dan Mutasi (TPM) Hakim berdasarkan surat Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama MA RI Nomor 0183/DJA/KP.04.6/01/2018 tertanggal 26 Januari 2018, perihal “Hasil Rapat TPM Hakim Pada Lingkungan Peradilan Agama”. Beliau yang dilantik adalah Drs. Juaini, S.H. dan Dra. Rabiatul Adawiah bertempat di Ruang Sidang Utama PA Pelaihari pada hari Senin (26/02).
Juaini merupakan mantan Ketua PA Sanggau Kelas II provinsi Kalimantan Barat, sebuah wilayah dengan batas utara adalah negara bagian Malaysia, Sarawak. Beliau mengawali karirnya sebagai CPNS di PA Pangkalan Bun provinsi Kalimantan Tengah sejak tahun 1994 hingga 1999 debutnya sebagai Hakim dimulai. Tahun 2011, menjadi Wakil Ketua PA Ketapang provinsi Kalimantan Barat, yang kemudian menjadi Ketua PA Sanggau pada tahun 2014.
Rabiatul Adawiah merupakan mantan Hakim PA Kandangan Kelas II, provinsi Kalimantan Selatan. Sejauh ini sudah kali kesepuluh dalam daftar mutasi dan promosi beliau sejak CPNS pada tahun 1993. Mengawali debutnya sebagai Hakim pada tahun 2007 di PA Tanjung Selor provinsi Kalimantan Utara.
Bertindak sebagai saksi yaitu H. Adarani, S.H., M.H.I. dan Drs. H. Helman, M.H. keduanya merupakan Hakim PA Banjarmasin. Rohaniawan Drs. Ma’mun Panitera Pengganti PA Pelaihari.
Foto bersama HPA Pelaihari dan para Saksi. [Foto: Respati]
Ketua PA Pelaihari Dra. Hj. St. Masyhadiah D., M.H. dalam sambutannya menyampaikan beberapa pesan antara lain, yaitu:
bahwa kita harus meresapi betul makna dari sumpah jabatan saat pengambilan sumpah jabatan dilaksanakan. Pertanggungjawaban dari sumpah tersebut kembali kepada Allah SWT lain halnya dengan pertanggungjawaban kepada atasan yang bisa segera diperbaiki.
pada saat membaca dan menandatangani pakta integritas harus dipahami oleh seluruh pegawai. Melaksanakan tugas dan kewajibannya dengan secara optimal bekerja pada saat jam kerja. Disiplin kerja tetap diperhatikan, Hakim datang hanya saat persidangan saja itu tidak diperkenankan.
mohon kerjasama yang baik dan kontribusinya dalam rangka sertifikasi akreditasi penjaminan mutu. Semoga mampu mewujudkan visi Pengadilan Agama Pelaihari “Terwujudnya Pengadilan Agama Pelaihari yang Agung”.
Ketua PA Pelaihari menegaskan bahwa sambutan Ketua pada saat pelantikan tidaklah hanya diperuntukan bagi yang dilantik saja, melainkan seluruh pegawai.
