Konsolidasi Tim TI PA Wonosari

Wonosari | pa-wonosari.net
Kemapanan itu melenakan. Demikian kata-kata bijak mengingatkan. Hal ini juga tidak ingin terjadi kepada Pemanfaatan Teknologi informasi Pengadilan Agama Wonosari, yang ingin terus dinamis, Jum’at, (11/10/2013) di ruang Sidang Utama seluruh Pegawai dan Hakim mengadakan rapat untuk melakukan evaluasi dan pembenahan Teknologi Informasi.
Pemanfaatan teknologi informasi diharapkan terus meningkat baik kepada masyarakat maupun ditingkat internal. Bagi internal yang dalam hal ini user di Kepaniteraan terdiri jurusita, PP, dan Hakim harus terus saling sinergi. Tanpa sinergi yang baik maka pekrjaan yang dihasilkan untuk disajikan kepada masyrakat pun tidak optimal.
Dalam sambutan Ketua PA Wonosari, M Nasir, mengatakan agar SIADPA Plus dapat dipertahankan dan apa yang telah tercapai selalu ditingkatkan . Haerus selalu ada evaluasi sehingga kekurangan pelaksanaan SIADPA plus bisa segera dibenahi.
”Semua potensi SDM harus bekerjasama untuk mengoptimalkan SIADPA Plus. Kedepan agar tidak ada lagi warna merah dan hijau semangka di SIADPA Online info perkara badilag net.” ujar Ketua yang kurang lebih baru sebulan menjabat.
Ketua SIADPA Plus, H Arif Irfan, menjadi moderator jalannya acara. Menurut Ketua SIADPA, bahwa pertemuan muncul dari arus bawah khususnya TIM TI yang merasakan kebutuhan akan konsolidasi membangun kembali TIM yang solid. Ujar Hakim yang Hafidz dan gaul tersebut.
”Pembenahan TI membutuhkan kerja lembur di luar jam dinas. Saat ini ada tunggakan 800 perkara tahun 2010 sebab pada saat itu program belum ada variabel ’’Penyebab Perceraian” hal itu akan segera dibenahi sehingga tidak ada laporan tunggakan perkara di akhir tahun pada Siadpa online
Rapat saat ini juga dalam rangka menindalanjuti warna merah dan hijau semangka pada Inormasi perkara Badilag net. Saat ini ketika ada data yang tidak valid selalu ada teguran dari Tim Badilag. Keberadaan SIADPA Plus merupakan program unggulan yang memonitor dan sebagai indikasi kinerja Pengadilan.’’ Ujarnya

Rapat Tim TI kali ini melibatkan seluruh pegawai. Hal ini agar semua mengetahui tentang SIADPA plus dalam bentuk kebutuhan keluar, untuk memenuhi kebutuhan informasi perkara masyarakat dan Badilag. Maka agar semua menyadari bahwa Validasi data SIADPA plus yang harus konsisten.
Admin Siadpa Plus melalui layar LCD memperlihatkan contoh validasi perkara kepada peserta rapat. Admin memperlihatkan isi info perkara www.infoperkara.badilag.net dan menjelaskan istilah warna merah dan hijau semangka dan faktor-faktor penyebabnya. Setelah diuraikan faktor penyebab tersebut adalah melibatkan seluruh pengguna SIADPA sehingga sinergitas harus dilakukan.
Selain itu TIM TI beserta seluruh pegawai juga kan menindaklanjuti kebutuhan SIADPA ke dalam atau untuk internal seperti untuk membenahi Form Gugatan yang tidak tumpang tindih, ukuran halaman dan kertas, sehingga bisa menghasilkan berita acara dan format putusan yang bagus. Ketika disinggung soal ketersediaan anggaran untuk menopang kinerja TIM TI Panitera/Sekretaris, Ahmadi, langsung menyatakan Siap! *fajar /Tim TI PA Wonosari
