logo web

Dipublikasikan oleh Iwan Kartiwan pada on .

MS Aceh dan Dinas Syariat Islam Akan Laksanakan Bimtek Jinayat


Salah satu keistimewaan yang dimiliki oleh Mahkamah Syar’iyah adalah kewenangan memeriksa dan mengadili perkara jinayat. Kewenangan tersebut diamanatkan dalam Undang-Undang No. 11 Tahun 2006 Tentang Pemerintahan Aceh. Pada Pasal 128 ayat (3) disebutkan, Mahkamah Syar’iyah berwenang memeriksa, mengadili, memutus dan menyelesaikan perkara yang meliputi bidang ahwal al-syakhsiyah (hukum keluarga), muamalah (hukum perdata) dan jinayah (hukum pidana) yang didasarkan atas syari’at Islam. Padal 136 dijelaskan, penyediaan sarana dan prasarana serta penyelenggaraan Mahkamah Syar’iyah dibiayai oleh APBN, APBA dan APBK.

Ketua MS Aceh Dr. H. Idris Mahmudy, SH., MH menjelaskan bahwa Mahkamah Syar’iyah dalam operasionalnya melaksanakan peradilan Islam dibiayai oleh Pemerintah Aceh. Sedangkan biaya yang diberikan Pemerintah Pusat melalui MA yang ditampung dalam DIPA ditujukan untuk melaksanakan tugas peradilan sebagaimana yang diemban peradilan agama pada umnya. “Biaya operasional MS Aceh dalam pelaksanaan peradilan Islam dibiayai oleh APB Aceh yang dalam hal ini ditampung dalam DIPA Dinas Syari’at Islam” ujar Ketua menjelaskan.

Pada tahun 2013 ini, tersedia dana Rp. 100.000.000,- (seratus juta rupiah) untuk biaya pembinaan teknis (bimtek) bagi hakim dan panitera dalam pendalam hukum yang berhubungan dengan perkara jinayat. Hal ini sebagaimana dijelaskan oleh Nukman Lc, staf pada Dinas Syariat Islam Aceh. “Ada kegiatan bimtek hakim dan panitera MS Aceh yag ditampung dalam DIPA  kami,” ujarnya sambil membicarakan teknis pelaksanaan bimtek tersebut kepada redaktur website AHP.

Bimtek akan dilaksanakan pada hari Rabu – Jum’at tanggal 9 – 11 Oktober 2013 yang akan datang dengan mengambil tempat di Hotel Rasamala Jalan T. Umar No. 257, Setui Banda Aceh. Peserta bimtek terdiri dari Hakim Tinggi, Ketua dan Wakil Ketua tingkat pertama yang belum pernah mengikuti bimtek yang sama atau yang baru mutasi ke Aceh. Hal ini dimaksudkan untuk menambah wawasan dan pemahaman dalam menangani perkara jinayat, oleh karena perkara jinayat hanya ada pada Mahkamah Syar’iyah. Dan ditambah dengan seluruh Panitera MS se Aceh sehingga pesertanya berjumlah 50 orang.

Adapun materi yang akan disajikan pada acara bimtek adalah Kebijakan Pemerintah Aceh terhadap Mahkamah Syar’iyah Aceh oleh Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Prof. Dr. Syahrizal Abbas, MA, Kebijakan pimpinan yang disampaikan Ketua MS Aceh Dr. H. Idris Mahmudy, SH., MH, Peningkatan Syariat Islam di Aceh oleh Wakil Ketua MS Aceh Drs. H. M. Jamil Ibrahim, SH., MH, Kapita Selekta Hukum Acara Jinayat yang dibawakan Drs. H. Abd. Mannan Hasyim, SH., MH bersama dengan Drs. H. Abdul Muin A. Kadir, SH dan terakhir Pengelolaan Administrasi Perkara berbasis teknologi informasi oleh AHP.

Ketua MS Aceh berharap kerja sama dengan Dinas Syariat Islam dapat berkelanjutan pada masa yang akan datang, bukan hanya dalam bentuk bimtek tetapi dalam bentuk penyediaan sarana dan prasarana sebagaimana diamanatkan UU No. 11 Tahun 2006.

Selamat mengikuti bimtek semoga mendapatkan hasil yang maksimal dalam rangka penyamaan persepsi terhadap penanganan perkara jinayat sebagai wujud pelaksanaan syariat Islam di bumi serambi Mekkah.

(AHP)

 

Hubungi Kami

Gedung Sekretariat MA (Lt. 6-8)

Jl. Jend. Ahmad Yani Kav. 58 ByPass Jakarta Pusat

Telp: 021-29079177
Fax: 021-29079277

Email Redaksi : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.
Email Ditjen : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Lokasi Kantor

 Instagram  Twitter  Facebook

 

Responsive Voice