MS Aceh Laksanakan Shalat Ghaib Untuk Almarhum Prof. Dr. Rifyal Ka’bah, MA

Banda Aceh | ms-aceh.go.id
Meninggalnya salah seorang Hakim Agung dari Kamar Agama MARI Prof. Dr. H. Rifyal Ka’bah, MAtelah meninggalkan rasa duka yang sangat mendalam bagi warga peradilan agama pada khususnya dan Mahkamah Agung pada umumnya. Almarhum dikenal dengan sosok pekerja keras, memiliki ilmu pengetahuan yang luas dan mempunyai wawasan jauh ke depan. Dari tangannya telah lahir beberapa buku ilmiyah baik berupa terjemahan maupun karangannya sendiri. Kita patut menundukkan kepala untuk mengenang almarhum seraya berdo’a semoga beliau ditempatkan pada tempat yang sebaik-baiknya disisi-Nya.
Khabar meninggalnya almarhum H. Rifyal Ka’bah di rumah sakit National University of Singaporepada hari Selasa tanggal 24 September 2013 telah tersebar secara luas dan telah menjadi pembicaraan di kalangan warga peradilan agama. Masing-masing memberikan do’a yang sama, semoga almarhum diampuni segala dosanya dan diterima segala amal salehnya serta kepada keluarga diberikan ketabahan dan tawakkal menerima musibah ini.
Sebagai wujud rasa duka yang mendalam serta ingin memberikan do’a semoga almarhum diampuni kesalahan dan dosanya, warga Mahkamah Syar’iyah Aceh melaksanakan shalat ghaib untuk almarhum ba’da shalat Ashar pada hari Rabu tanggal 25 September 2013 dengan Imam Wakil Ketua MS Aceh Drs. H. M. Jamil Ibrahim, SH., MH. Shalat ghaib diikuti Ketua, Wakil Ketua, Hakim Tinggi, pejabat struktural dan fungsional serta staf dan tenaga kontrak. Masing-masing khusu’ dalam melaksanakan shalat ghaib tersebut dengan harapan almarhum husnul khatimah.
Atas pertanyaan redaktur website, Ketua menyampaikan rasa duka yang mendalam serta berdo’a semoga almarhum diampuni segala dosanya dan warga peradilan agama dapat melanjutkan cita-cita beliau mewujudkan peradilan yang agung. “Kita kehilangan putra terbaik semoga beliau husnul khatimah,” kata Ketua dengan rasa haru. Senada dengan hal yang sama, Wakil Ketua MS Aceh H. M. Jamil Ibrahim mengungkapkan bahwa warga peradilan agama kehilangan panutan dan contoh dalam berbagai hal terutama dalam bidang keilmuwan yang sudah kesohor dimana-mana. “Kita kehilangan panutan yang selama ini memberikan contoh yang baik dalam melaksanakan tugas,” ujar Wakil Ketua yang merupakan kandidat doktor ini.
Selamat jalan Yml. Prof. Dr. Rifyal Ka’bah, MA, semoga Allah menempatkan di tempat yang sebaik-baiknya. Kami merasa berduka tapi apa mau dikata dan semoga saja akan lahir Rifyal Ka’bah berikutnya yang akan meneruskan cita-cita mulia almarhum dalam memajukan peradilan agama.
(AHP)
