PA Bangli Gelar Rapat Sosialisasi Reformasi Birokrasi dan Sistem Menajemen Mutu
Bangli | PA Bangli
pada hari ini Senin, Tanggal 29 Mei 2017, Wakil Ketua Pengadilan Agama Bangli beserta jajarannya melaksanakan Kegiatan Rapat Sosialisasi Reformasi Birokrasi dan Sistem Manajemen Mutu.
Rapat dibuka oleh Sekretaris Pengadilan Agama Bangli, Asrinuddin, SH, dalam pengantar awalnya beliau menyampaikan bahwa untuk mewujudkan kinerja yang lebih baik pada seluruh Aparatur Pengadilan Agama Bangli diharapkan adanya komitmen dan kerja sama untuk melaksanakan reformasi birokrasi dan sistem menajemen mutu karena merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mencapai Good Governance.
Selanjutnya Wakil Ketua Pengadilan Agama Bangli, Moh. Jatim, S.Ag, M.H.I menyampaikan secara global tentang Reformasi Birokrasi (RB) dan Sistem Menajemen Mutu (SMM). Dalam paparan awalnya beliau menyampaikan bahwa Reformasi Birokrasi (RB) dan Sistem Menajemen Mutu (SMM) merupakan upaya pemerintah untuk mewujudkan Good Governance dan pembaharuan yang mendasar terhadap sistem penyelenggaraan pemerintah di bidang yudikatif yang meliputi aspek-aspek kelembagaan (organisasi), ketatalaksanaan dan sumber daya manusia.
Dengan sasaran reformasi birokrasi yaitu mewujudkan birokrasi yang bersih dan akuntabel serta berkinerja tinggi, birokrasi yang efektif dan efisien serta birokrasi yang memiliki pelayanan publik berkualitas, dengan memperhatikan langkah-langkah reformasi birokrasi yang meliputi mendapatkan komitmen pimpinan yang kuat, melibatkan seluruh pemangku kepentingan, membentuk tim reformasi birokrasi, menetapkan Road Map (8 area perubahan), menerapkan manajemen berbasis kinerja, menginformasikan upaya dan hasil secara berkala, melaksanakan monitoring dan evaluasi Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi (PMPRB), serta menindaklanjuti hasil monitoring dan evaluasi.
Peserta rapat sangat antusias mengikuti kegiatan sosialisasi reformasi birokrasi dan sistem menajemen mutu walau suasana puasa di bulan ramadhoan tidak mengendorkan semangat dan interes para peserta untuk menyimak dan memberi tanggapan terhadap sosialisasi RB dan SMM.
Mengingat pentingnya sosialisasi tersebut Wakil Ketua Pengadilan Agama Bangli melanjutkan penyampaian materi tentang Sistem Menajemen Mutu, beliau mengatakan bahwa tujuan penerapan pedoman sistem manajemen mutu adalah untuk mewujudkan kinerja peradilan agama yang prima dan standar mutu kinerja yang dicapai oleh peradilan agama memiliki kualitas yang sama.
Dalam implementasinya lingkungan peradilan agama sangat penting untuk berpedoman pada standar pelayanan pengadilan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan pengadilan bagi pencari keadilan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada lembaga peradilan, hal itu dimaksudkan sebagai bagian dari komitmen pengadilan untuk memberikan pelayanan yang berkualitas, sebagai pedoman bagi masyarakat dalam menilai kualitas pelayanan pengadilan, sebagai tolak ukur bagi setiap satuan kerja dalam penyelenggaraan pelayanan dan sebagai pedoman bagi setiap satuan kerja dalam menyusun standar pelayanan pengadilan pada masing-masing satuan kerja.
Selanjutnya Panitera Pengadilan Agama Bangli, Abdul Halim, SH memberikan informasi tentang pentingnya mewujudkan pelayanan yang prima terhadap masyarakat dengan melaksanakan pelayanan pengadilan yang lebih baik dengan mengacu pada delapan area Reformasi Birokrasi dan untuk mendukung itu semua harus ada rapat yang intesif keterkaitan dengan pembahasan RB dan SMM yang lebih khusus oleh Tim RB.
Sekretaris Pengadilan Agama Bangli menambahkan bahwa dalam pelaksanaan Reformasi Birokrasi dan Sistem Menajemen Mutu harus ada tekad yang kuat dan komitmen yang tinggi dari setiap aparatur negara untuk bekerja secara bersama-sama.
Melalui Sistem Menajemen Mutu ini bahwa sistem pelayanan di semua pengadilan akan disamakan atau seragam standar pelayanan publik yang meliputi SOP pelayana informasi, SOP pelayanan pos bantuan hukum, SOP pelayanan pembebasan biaya perkara, SOP pelayanan di luar gedung Pengadilan Agama, SOP pelayanan pengiriman salinan putusan, SOP pelayanan penyerahan akta cerai, SOP pelayanan pengaduan dan SOP pelayanan bantuan panggilan.
Sebelum sosialisasi Reformasi Birokrasi dan Sistem Menajemen Mutu ditutup, Wakil Ketua Pengadilan Agama Bangli menyampaikan harapannya agar seluruh aparatur Pengadilan Agama Bangli bersama-sama mewujudkan Reformasi Birokrasi dan melaksanakan Sistem Menajemen Mutu dengan suatu tekad dan komitmen melaksanakan tugas sesuai Tupoksi sehingga terwujud peradilan yang agung.
