PA Buntok Gelar Sidang Keliling Terakhir Tahun 2013

Suasana sidang keliling di Kecamatan Dusun Tengah, Kabupaten Barito Timur
Buntok | www.pa-buntok.go.id
Kamis, 19 September 2013 bertempat di Kantor Urusan Agama (KUA) Dusun Tengah Kabupaten Barito Timur, telah dilaksanakan sidang keliling yang terakhir oleh Pengadilan Agama Buntok. Rombongan ini berjumlah 5 orang, yang terdiri dari 3 orang Hakim, 1 Panitera Pengganti dan 1 orang jurusita pengganti merangkap staf.
Hal ini berdasarkan Surat Keputusan Ketua Pengadilan Agama Buntok Tentang Tim Sidang Keliling Nomor : W16-A6/779/HK.05/IX/2013. Majelis tersebut terdiri dari H. Djarkasi, S.Ag. (sebagai Ketua Majelis), Syarkawi, S.Ag dan Abdullah, S.HI. (masing-masing sebagai Hakim anggota), Sri Hidayanti, S.HI sebagai Panitera Pengganti serta Marzuki, S.HI sebagai Jurusita pengganti merangkap sebagai staf.
Sidang keliling kali ini dimulai pada pukul 09.00 WIB dan berakhir pukul 14.00 WIB. Dalam kesempatan tersebut terdapat 11 perkara yang disidangkan, kesemuanya adalah perkara Itsbat Nikah dan semuanya berhasil diputus (dikabulkan).
Sidang keliling kali ini merupakan sidang keliling edisi terakhir yang dilaksanakan Pengadilan Agama Buntok. Sekedar untuk diketahui, bahwa sidang keliling yang diprogramkan oleh Pengadilan Agama Buntok sebenarnya dianggarkan untuk 4 kali pelaksanaan, namun karena pelaksanaan dapat dilakukan efisiensi, sehingga pelaksanaan sidang keliling dilaksanakan sebanyak 6 kali. Sehingga untuk program sidang keliling pada tahun 2013 ini telah memenuhi target pelaksanaan bahkan melampaui target dan untuk realisasi penyerapan anggaran 100%.
Dalam kesempatan berbeda, Bejo Wiyono, SH. Panitera/Sekretaris selaku Kuasa Pengguna Anggaran Pengadilan Agama Buntok mengatakan bahwa untuk tahun 2013 ini, pelaksanaan sidang keliling sesuai dengan target dan untuk ke depan direncanakan pelaksanaan sidang keliling akan lebih ditingkatkan, terutama untuk mencapai daerah-daerah pelosok/pedalaman. Karena kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat miskin yang terpinggirkan. (by hamid)
