PA Lebong Sosialisasikan Hasil Rakorda di PTA Bengkulu

Lebong | pa-lebong.go.id
Kamis (26/09/2013), PA Lebong mengadakan rapat umum insidentil untuk mensosialisasikan hasil rapat koordinasi daerah yang diselenggarakan oleh PTA Bengkulu.
Dalam rapat yang dipimpin oleh Ketua PA Lebong (H. Thamrin Agung, S.H., M.H.) dengan didampingi oleh Wakil Ketua (M. Sahri, S.H.) dan Panitera Sekretaris PA Lebong (M. Sahrun, S.Ag) membahas point-point penting yang menjadi prioritas untuk segera dilaksanakan.
Ketua menekankan beberapa hal diantaranya peningkatan/ optimalisasi penggunaan teknologi informasi di seluruh kegiatan operasional kantor sehari-hari, baik administrasi keperkaraaan maupun administrasi umum.
Aplikasi-aplikasi yang ada seperti SIADPA, Website dan lain-lain, harus selalu diupdate sehingga tidak terjadi perbedaan antara laporan manual dengan laporan elektroniknya.
Selanjutnya Ketua menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan anggaran harus sesuai dengan perencanaan yang telah dibuat jangan sampai keluar dari perencanaan yang ada. Dan perencanaan itu sendiri harus dilaksanakan secara bersama-sama dan komprehensif berdasarkan sistem yang ada.
Ketua juga berpesan untuk mengoptimalisasi fungsi meja informasi sebagai garis depan dalam dalam memberikan informasi kepada masyarakat. Pegawai yang telah ditunjuk menjadi petugas meja informasi harus memiliki pengetahuan seputar Pengadilan Agama dan kewenangannya, serta jenis-jenis pelayanan yang diberikan, seperti SOP pelayanan perkara dan informasi-informasi lainnya yang boleh disampaikan oleh petugas meja informasi. Para petugas tidak boleh berhenti belajar guna mengetahui berbagai informasi yang sifatnya dinamis.


Dalam kesempatan ini jajaran pimpinan PA Lebong juga membuka sesi tanya-jawab untuk mendapatkan saran dan masukan dari para peserta rapat sebagai bahan pertimbangan guna perbaikan di masa datang.
Ketua juga tidak henti-hentinya mengingatkan agar segenap unsur di Pengadilan Agama Lebong terus menjaga kekompakan, meningkatkan kedisiplinan kerja, dan mempertahankan semangat kerja. Dan apabila terdapat kendala dalam bekerja jangan hanya didiamkan, tetapi dipecahkan secara hirarkis untuk mendapatkan solusi yang tepat.
