PA Mempawah Gelar Pelantikan Hakim Baru

Mempawah | www.pa-mempawah.go.id
Senin (21/10/2013) pukul 14.00 WIB. Wakil Ketua PA Mempawah, Mahmud, SH., M.Hum, mengambil sumpah dan melantik H. Fahrurrozi, SHI. sebagai hakim PA Mempawah. Acara yang berlangsung di Ruang Sidang Utama itu dihadiri oleh seluruh hakim dan pegawai PA Mempawah serta istri dan anak hakim yang disumpah.
Sebelum pengambilan sumpah dan pelantikan dilakukan, terlebih dulu dibacakan SK Dirjen Badilag Nomor 1933/DjA/KP.04.6/SKI/IX/2013 tentang Penempatan Hakim PA/Msy yang pada intinya memindahkan dan menempatkan Fahrurrozi, SHI. dari jabatan calon hakim PA Surakarta menjadi hakim PA Mempawah.
Orang nomor satu di PA Membawah itu lalu mengingatkan hakim yang disumpah bahwa sumpah yang diucapkan mengandung tanggung jawab terhadap bangsa dan negara, tanggung jawab memelihara dan menyelamatkan pancasila dan UUD 1945 serta tanggung jawab terhadap kesejahteraan rakyat.
“Sumpah ini disaksikan oleh diri sendiri dan oleh semua yang hadir serta disaksikan oleh Allah karena Allah Maha Mengetahui. Manusia hanya dapat mengetahui dari kata-kata dan perbuatan, tetapi Allah mengetahui apa yang tampak dan apa yang tersembunyi. Allah mengetahui kedua-duanya,” lanjutnya.
Dengan penuh khidmat Wakil Ketua PA Mempawah kemudian membacakan kata-kata sumpah yang ditirukan oleh hakim yang disumpah sebagai berikut:
“Demi Allah, saya bersumpah bahwa saya akan memenuhi kewajiban hakim dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya menurut UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta berbakti kepada nusa dan bangsa,”
Pengambilan sumpah dilanjutkan dengan pelantikan. “Dengan memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah Yang Maha Kuasa atas rahmat dan taufiq-Nya, pada hari ini Senin, tanggal 21 Oktober 2013, saya Wakil Ketua PA Mempawah berdasarkan SK Dirjen Badilag Nomor 1933/DjA/KP.04.6/SKI/IX/2013 tanggal 30 September 2013 dengan resmi melantik Saudara Fahrurrozi, SHI. sebagai Hakim Pratama pada PA Mempawah,” demikian antara lain kata-kata pelantikan Wakil Ketua PA Mempawah.
Setelah itu, Wakil Ketua PA Mempawah menyematkan lencana hakim di dada sebelah kiri hakim yang disumpah/dilantik sebagai pertanda bahwa yang bersangkutan telah resmi menjadi hakim. Prosesi pengambilan sumpah dan pelantikan diakhiri dengan doa dan dilanjutkan pemberian ucapan selamat oleh Wakil Ketua PA Mempawah dan diikuti oleh seluruh hakim dan pegawai yang hadir.
Riwayat hidup hakim baru PA Mempawah
Fahrurrozi dilahirkan di Pati, 10 Mei 1978 dari pasangan Zawawi Hamim dan Saadah Azizah. Ia mengenyam pendidikan Ibtidaiyah dan Tsanawiyah di Madrasah Tarbiyatul Banin Winong Pati, lalu menimba ilmu di Madrasah Aliyah Program Khusus (MAPK) Jember (lulus tahun 1996) dan kemudian melanjutkan kuliah S1 di Fakultas Syariah IAIN Syarif Hidayatullah Jakartah (lulus tahun 2002). Ia menulis skripsi berbahasa Arab dengan judul “Qoidah Taghoyyur al-Ahkam fi al-Fiqh al-Islami wa Ushulihi” di bawah bimbingan Prof. Dr. Said Agil Husin Al Munawwar.
Setelah menyandang gelar SHI, ia ingin sekali mendaftar calon hakim, namun sayangnya keinginan itu tidak ada jalannya karena pada saat itu yang bisa mendaftar hakim hanya dari PNS. Ia kemudian memutuskan untuk kuliah lagi di Mesir. Pada 6 Maret 2004 ia berangkat ke Lembah Sungai Nil untuk mengambil S2 Siyasah Syar’iyyah di Universitas Al-Azhar namun hanya bertahan 2 tahun dan tidak sampai lulus. Kemudian ia mencoba S2 lagi di Liga Arab dan juga tidak sampai selesai. Selain di dua perguruan tinggi tersebut, ia pernah mencicipi pendidikan di Darul Ifta Al-Mishriyyah (Lembaga Fatwa Mesir) selama 2 tahun.
Pada bulan Agustus 2008 sampai dengan bulan Agustus 2009 ia diminta KBRI Cairo untuk menyusun buku berjudul “Potret Hubungan Indonesia-Mesir”. Berkat buku itulah, pada upacara HUT Proklamasi Kemerdekaan RI Ke-65 di KBRI Cairo tanggal 17 Agustus 2010, ia mendapat penghargaan sebagai “Anggota Masyarakat Terbaik 2010” dari Kepala Perwakilan RI di Cairo.
Fahrurrozi pulang dari Negeri Piramida pada 11 September 2009. Walaupun ia pulang tanpa membawa selembar ijazah, namun hal itu tak menyiutkan nyalinya untuk mengabdi kepada Republik ini. Ia selalu ingat pesan Duta Besar RI di Mesir kala itu, AM Fachir (saat ini menjabat Dirjen Informasi dan Diplomasi Publik Kemlu dan tak lama lagi akan bertugas sebagai Duta Besar RI di Arab Saudi) sewaktu berpamitan pulang yang mengatakan berikut ini:
“Kenapa harus merasa gagal? Anda kan punya kemampuan di bidang tulis-menulis. Anda bisa kembangkan kemampuan menulis itu. Jadi, memaknai kegagalan itu jangan karena seseorang tidak selesai S2. Apakah saya harus merasa gagal dalam hidup karena tidak S2? Apakah saya gagal lantaran hanya bergelar doktorandus? sementara anak buah saya banyak yang doktor bahkan ada yang professor.”

Tepat satu bulan setelah kepulangan Fahrurrozi dari Negeri Fir’aun, Mahkamah Agung membuka pendaftaran calon hakim. Ia mendaftar di PTA Semarang dan alhamdulillah dinyatakan lulus. Ia memulai karir CPNS di PA Purwodadi sejak Mei 2010 sampai Maret 2011, kemudian magang PPC Terpadu di PA Surakarta sejak April 2011 sampai Oktober 2013 dan terhitung sejak 21 Oktober 2013 menjadi hakim di PA Mempawah.
Pria yang hobi menulis itu menikah dengan perempuan kelahiran Jombang Jawa Timur bernama Anita Qurroti A’yuni, Lc., dan telah dikaruniai seorang anak yang diberi nama Fayad Fahrurrozi. (Tim Redaksi)
