PA Nunukan Ikuti Kegiatan Review dan Evaluasi Atas Laporan Keuangan Satker di Balikpapan

Kaur Keuangan dan Operator Simak BMN PA Nunukan Serius Mengikuti Acara
Balikpapan | pa-nunukan.go.id
Berdasarkan surat PTA Samarinda Nomor: W17-A/1091/OT.01.2/VIII/2013, tanggal 1 Agustus 2013, selaku Korwil di Kaltim mengundang seluruh satuan kerja pengadilan dari 4 lingkungan peradilan di Kalimantan Timur untuk mengikuti review atas laporan keuangan semester I tahun 2013 guna mempertahankan WTP.
PTA Samarinda yang juga sebagai Korwil pembuatan laporan keuangan dan barang menghimbau agar semua satuan kerja di wilayah Kaltim dapat mengikuti kegiatan tersebut dengan seksama.
Salah satu peserta kegiatan tersebut ialah PA Nunukan, sebagaimana yang tertuang di dalam surat dari PTA Samarinda. Peserta dalam kegiatan tersebut terdiri dari 3 orang pegawai, yaitu Pansek selaku Kuasa Pengguna Barang (KPB) dan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Bahrudin, A.Md., S.H., M.H., operator SAKPA, Nurhalis, S.H., yang juga sebagai Kaur Keuangan, dan operator BMN, Yis Andispa, S.H., S.Sy., yang menjabat sebagai staf Kaur Umum PA Nunukan.
Kegiatan yang diadakan di Hotel Nuansa Indah, Balikpapan, 20-22 Agustus 2013 tersebut di buka langsung oleh Dirjen Badilag H. Purwosusilo, S.H., M.H., setelah pada pagi harinya Beliau memberikan pembinaan kepada seluruh hakim PA di wilayah PTA Samarinda.
Dalam sambutannya Beliau mengungkapkan bahwa untuk mempertahankan WTP kita harus memiliki usaha yang maksimal, terutama kesamaan antara SAKPA dan Simak BMN, serapan anggaran dan yang terpenting oauput dari anggaran tersebut.
Pembicara dalam kegiatan tersebut terdiri dari Badan Pengawas MA, Biro perlengkapan MA atau Operator Sakpa MA, Operator BMN MA serta BPKP (Badan Pengawas Keuangan Pembangunan) Wilayah Kaltim yang juga sebagai pemandu dalam pembuatan laporan keuangan Satuan kerja Peradilan di bawah MA di wilayah Kalimantan Timur.
Dalam pemaparan pembicara, baik dari Operator SAKPA MA, Simak BMN MA, dan BPKP Wilayah Kaltim, menyatakan bahwa untuk laporan keuangan dalam laporan barang di Korwil Kaltim secara keseluruhan sudah baik, tidak terdapat selisih antara SAKPA dan Simak BMN. Namun sudah baik tidak berarti sudah benar, ada beberapa laporan satuan kerja yang masih perlu dirubah karena ada beberapa kesalahan.
Lebih lanjut BPKP menghimbau kepada seluruh satuan kerja Korwil Kaltim untuk memperhatikan penulisan CALK (Catatan atas Laporan Keuangan).
“Jadi tidak hanya neraca saja yang diperhatikan, tetapi penulisan calk harus diperhatikan agar pembaca maksud dan paham atas laporan tersebut”, ujar pemandu dari BPKP.
Semoga acara tersebut dapat memberikan arahan dan petunjuk dalam pembuatan laporan keuangan semester I dan semester II pada akhir tahun, sehingga MA dapat mempertahankan WTP murni pada tahun 2014 mendatang.
(tim redaksi jurindomal pa-nunukan – yis andispa)
