Pendalaman Materi SIPP PAStabat
Stabat | PA Stabat
Setelah satu bulan penerapan SIPP di Pengadilan Agama Stabat, Ketua Pengadilan Agama Stabat Drs. H.Tarsi, S.H.,M.H.I, memberikan evaluasi masing-masing bidang terhadap penerapan aplikasi ini. Dalam analisisnya Ketua menyoroti pembuatan BAS dan tundaan sidang yang paling banyak tidak sepenuhnya menerapkan SIPP.
Pada bagian Meja I memasukkan data perkara, kasir transaksi biaya perkara, Ketua pembuatan PMH, Panitera penunjukan PP dan JS/JsP, Ketua Majelis membuat PHS dan JS/JsP pembuatan relaas seluruhnya berjalan dengan baik, dan semuanya menggunakan aplikasi SIPP versi 3.1.1.
Kendala yang dialami PP dalam penerapan SIPP ini terus dikaji oleh Ketua, dan tentu hal ini akan berakibat hakim tidak dapat membuat putusannya melalui aplikasi SIPP. Tidak dimasukkannya tanggal penundaan sidang oleh PP berakibat menu untuk pembuatan putusan tidak akan muncul.
Mengamati dan mencermati persoalan menu putusan yang tidak muncul, dan faktor penyebabnya, Ketua pada hari Jumat 15 April 2016, mewajibkan semua Panitera Pengganti dan Hakim untuk mengikuti pelatihan ditempat tentang SIPP. PP dilatih secara khusus membuat berita acara sidang dengan memilih menu yang tersedia, dan memasukkan tanggal tundaan sidang.
Semua hakim dilatih untuk membuat putusan menggunakan aplikasi SIPP. Latihan pendalaman materi SIPP ini diyakini oleh Ketua akan memperlancar semua user untuk menerapakan SIPP dengan baik dan sungguh-sungguh.
Sejak pukul 09.00 sampai 11.30 Wib, Pengadilan Agama Stabat telah menggelar pendalaman materi SIPP bertempat diaula Pengadilan Agama Stabat. Hadir pada acara tersebut semua Panitera Pengganti dan Hakim. Sebagai pelatihnya adalah Khairu Zikri, S.H.I instruktur Nasional.
Ketua Pengadilan Agama Stabat dalam amanatnya memberikan arahan agar kegiatan ini diikuti dengan sungguh-sungguh, dan janganlah karena penyebabnya datang dari kita, membuat orang lain tidak bisa berkerja. SIPP adalah pekerjaan yang terstruktur dan sistematis, bagaikan kesebelasan sepak bola, saling bantu membantu, satu lini tidak bekerja, akan menghambat pekerjaan orang lain, karena ia saling keterkaitan dan tidak dapat saling mendahului. (trs).
