Rabu, 2 Juli 2025 — Pengadilan Agama Tangerang terus menunjukkan komitmennya dalam membangun sistem kerja yang aman, tertib dan berintegritas. Salah satu langkah konkret yang mulai diterapkan pada awal Juli ini adalah penggunaan sistem access door atau pintu akses berbasis biometrik, yang dipasang pada pintu masuk koridor menuju ruang kerja pegawai.


Pemasangan sistem ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan pengendalian kerja yang lebih tertib, aman, dan profesional. Setiap pegawai kini diberikan kartu akses pribadi yang harus digunakan untuk masuk ke area kerja utama. Dengan sistem ini, hanya pihak-pihak yang memiliki otorisasi yang dapat masuk ke area kerja pegawai.
Penerapan sistem access door ini bukan hanya soal keamanan fisik semata. Lebih dari itu, sistem ini membawa berbagai manfaat strategis, baik dari sisi efisiensi kerja, kontrol akses, hingga dukungan terhadap penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) dan Zona Integritras yang saat ini tengah dibangun oleh Pengadilan Agama Tangerang. Melalui sistem ini, aktivitas keluar-masuk area kerja tercatat secara otomatis sehingga jika terjadi masalah atau pelanggaran, data tersebut bisa ditelusuri dan dijadikan acuan. Selain itu, kehadiran sistem access door juga mendukung penerapan kedisiplinan pegawai secara objektif karena waktu kedatangan dan kepulangan pegawai dapat tercatat dengan akurat dan real-time tanpa manipulasi.


“Dengan adanya door access, tidak hanya keamanan kantor yang terjaga, tapi juga kedisiplinan pegawai dapat lebih terpantau secara objektif. Ini sejalan dengan prinsip integritas yang menjadi landasan kerja kita di lingkungan peradilan,” ujar Khalid.
Pemasangan access door ini juga menjadi bagian dari komitmen Pengadilan Agama Tangerang dalam menciptakan lingkungan kerja yang profesional dan modern. Diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan semakin meningkat, dan seluruh aparatur lebih terdorong untuk bekerja secara tertib dan bertanggung jawab.


Dengan semangat berbenah dan komitmen untuk terus maju, Pengadilan Agama Tangerang menegaskan bahwa inovasi seperti access door bukan sekadar teknologi semata, tetapi juga simbol dari budaya kerja baru yang menjunjung tinggi integritas, efisiensi, dan pelayanan publik yang prima sehingga memperkuat kinerja Pengadilan Agama Tangerang yang transparan dan akuntabel.
