“Jadilah Pejabat Yang Arif Dan Bijaksana”

Foto bersama Dharmayukti Karini Pengadilan Agama Tarakan
Tarakan |pa-tarakan.net
Suasana haru begitu terasa saat acara Pengantar Alih Tugas Pejabat Pengadilan Agama Tarakan berakhir. Drs. Moh. Asngari, merupakan salah satu Pejabat dari Pengadilan Agama Tarakan yang ikut membidani lahirnya Pengadilan Agama Nunukan, akhirnya pun harus turut membesarkan PA Nunukan pula. Ia merupakan Pejabat dari PA Tarakan, diantara beberapa Pejabat dan Pegawai PA Tarakan yang terlebih dahulu berjuang di Nunukan mulai akhir tahun 2011.
Acara Pengantar Alih Tugas sendiri dilaksanakan pada hari Jum’at, pukul 19.30 wita (malam sabtu). Acara dihadiri seluruh Pejabat, Pegawai dan keluarga serta tamu undangan lainnya. Drs. Moh. Asngari sebelumnya adalah Wakil Panitera Pengadilan Agama Tarakan yang mutasi menjadi Panitera/Sekretaris Pengadilan Agama Nunukan.
“16 (enam belas) tahun sudah mengabdi di PA Tarakan, banyak ilmu dan pengalaman yang saya dapat di sini” kata Drs. Moh. Asngari dalam kesannya. “Di Nunukan, saya walau baru bertugas satu bulan tetapi sudah melaksanakan dua kali sidang keliling” tambahnya.
“Sepertinya baru sebentar saja kita berkumpul, tetapi tahu-tahu sudah pindah” kesan Achmad Fathoni Zaen, BA, Panitera Muda Permohonan yang juga merupakan kawan karib Drs. Moh. Asngari selama belasan tahun di Tarakan. “Bersyukur karena Pak Asngari pindah dengan peningkatan dari Wapan menjadi Pansek, tetapi ada yang perlu diingat semakin tinggi jabatan maka akan semakin tinggi rintangan. Kemudian satu pesan saya, jadilah Pejabat yang arif dan bijaksana” nasehat Fathoni Zaen.
“Selamat bertugas dan semoga dapat diemban dengan sebaik-baiknya. Kalau kita nikmati akan jadi ibadah” demikian Drs. H. Abdul Mujib AY, M.H., Ketua PA Tarakan dalam sambutannya. “Pak Hasyim (sapaan akrab Moh. Asngari) ini dulu sebelum menjadi Pegawai Negeri Sipil sudah sering ke kantor Pengadilan Agama Tarakan, karena dulu Pengadilan Agama merupakan sentra masalah keagamaan.
Pertama saya bertemu, Pak Hasyim ini langsung meminta saya untuk ceramah. Beliau adalah Pegawai yang disiplin dan rajin, istiqomah dalam karir, bahkan beliau selama ini juga membina sebuah masjid di lingkungan rumahnya” kata Ketua PA Tarakan. “Semoga walaupun sudah menjadi Panitera/Sekretaris di Nunukan, tetap menjalin dengan komunikasi dengan kami di Tarakan” harap Ketua PA Tarakan.


Kiri : Pejabat, Pegawai dan tamu undangan dan kanan : Drs. Moh. Asngari (Pejabat yang mutasi) bersama keluarga
Pada acara Pengantar Alih Tugas Pejabat Pengadilan Agama Tarakan ini juga ada sesi perkenalan dengan Hakim yang baru dilantik pada pagi harinya, yaitu M. Busyro, S.HI. M. Busyro, awalnya berdinas sebagai CPNS di Pengadilan Agama Denpasar, kemudian magang sebagai Calon Hakim Pengadilan Agama Surabaya sebelum akhirnya ditempatkan menjadi Hakim Pengadilan Agama Tarakan. Lahir di Bali pada tanggal 13 September 2013, M. Busyro baru saja mendapat anugerah kelahiran anaknya yang pertama, tepat satu malam sebelum keberangkatan esok harinya ke Tarakan.
|
Profil Pejabat yang dimutasi |
||||||||||||||||||
|
