Pererat Silaturahmi, PTA Sulawesi Tenggara Gelar Buka Puasa Bersama
Ketua PTA Sulawesi Tenggara Dr. H. Muslimin Simar, SH., MH. saat memberikan Sambutan dan Uraian Hikmah pada Acara Buka Puasa Bersama di Aula PTA Sultra (Kiri) dan Suasana Acara Buka Puasa Bersama di Aula PTA Sultra
Kendari | PTA Sulawesi Tenggara
Tepat tanggal 12 Ramadhan 1438 H, Pengadilan Tinggi Agama Sulawesi Tenggara menggelar Buka Puasa Bersama, Rabu (7/6/17) di Aula PTA Sultra. Acara ini merupakan acara rutin yang diselenggarakan setiap tahun.
Buka bersama tahun ini mengambil tema “Dengan Buka Bersama Mari Kita Tingkatkan Ukhuwah Islamiyah, Insaniyah Dan Wathaniyah Sebagai Salah Satu Pengalaman Pancasila”. Tema tersebut sesuai dengan tujuan awal diadakannya buka bersama yakni, mempererat tali silaturahmi antara warga PTA Sultra dengan warga peradilan di kota kendari dan dengan sejumlah ‘teman baik’ (relasi) PTA Sultra.
Buka puasa diikuti oleh seluruh Warga PTA Sultra dan keluarga masing – masing hakim, pegawai dan honorer.
Acara yang diperuntukkan guna mempererat tali silaturahim menemukan tujuannya, saat seluruh tamu undangan datang. Beberapa di antara tamu undangan adalah Ketua, Wakil Ketua, Panitera dan Sekretaris Pengadilan Tinggi Sulawesi Tenggara. Seluruh Warga Pengadilan Agama Kendari, Ketua PN Kendari, Ketua PTUN Kendari serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Rangkaian acara buka puasa bersama dimulai tepat pukul 17.00 WITA. Dimulai dengan pembacaan ayat suci Alqur’an oleh Drs. Muslim, MH. dilanjutkan dengan Sambutan dan Hikmah Ramadhan oleh Ketua PTA Sultra Dr. H. Muslimin Simar, SH., MH. Acara dilanjutkan dengan pembacaan shalawat dan do’a buka oleh H. Syamsuddin HS., S.HI. Rangkaian acara diakhiri dengan buka puasa bersama dan shalat maghrib berjamaah.
Dalam uraian hikmahnya, KPTA Sultra mengajak seluruh hadirin untuk menggunakan bulan ramadhan ini sebaik mungkin. “Allah telah menciptakan satu bulan yang paling istimewa diantara dua belas bulan lainnya. Dialah Ramadhan. Ramadhan merupakan bulan penuh ampunan, mari kita gunakan waktu sebulan ini untuk membebaskan kita semua dari segala dosa” ucap H. Muslimin Simar.
KPTA Sultra mengibaratkan perjalanan hidup manusia di dunia ini seperti sedang menggunakan moda transportasi bus/motor. Sedangkan bulan ramadhan sebagai rem. Jadi, kalau manusia ingin selamat di dunia maka tidak boleh lupa untuk menginjak rem dalam bertransportasi. Artinya, bahwa manusia hidup di dunia ini harus selalu ingat dengan tuhannya agar ia selamat di dunia dan di akhirat.
Di akhir sambutan dan uraian hikmahnya, KPTA Sultra mengapresiasi kerja seluruh panitia buka puasa bersama. Meskipun persiapan acara terbilang singkat, namun dapat berjalan sesuai rencana dan penuh khidmat. (t.rom)
