Peringatan HUT ke-68 MA RI di Ambon

Ambon|pta-ambon.go.id
Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Mahkamah Agung RI yang ke-68 di Ambon, diperingati pada hari Senin tanggal 19 Agustus 2013 dengan upacara bendera yang bertempat di Halaman Pengadilan Tinggi Maluku, sesuai surat Ka BUA MARI nomor 221/BUA/HM.01.2/08/2013 tanggal 2 Agustus 2013, perihal pidato Ketua Mahkamah Agung RI, dan menginstruksikan kepada seluruh pengadilan empat lingkungan untuk melaksanakan upacara bendera HUT MARI yang ke 68 di Pengadilan Tinggi setempat.
Upacara bendera yang dilaksanakan di Pengadilan Tinggi Ambon dengan peserta seluruh pengadilan empat lingkungan berlangsung sangat khidmat. Rencana awal dilaksanakan dihalaman kantor, berubah lokasi, karena sewaktu persiapan peserta upacara akan berbaris sesuai papan nama yang telah di pasang panitia, tiba-tiba hujan turun, karena hujan sudah dari kemaren, sehingga upacara yang rencana dilaksanakan tepat pukul 7.30 Wit, tertunda beberapa menit, karena hujan.
Ketua Pengadilan Tinggi Ambon Basuki Darmo Sentono, SH yang membacakan pidato Ketua Mahkamah Agung RI, yang isinya antara lain harapan Ketua MA agar di usianya yang ke-68 ini, dengan kebersamaan dan keterbukaan, MA dapat menjadi lembaga peradilan yang modern.
![]() |
![]() |
Beberapa kunci kebijakan yang telah diambil Mahkamah Agung antara lain; Implementasi keterbukaan informasi, keterbukaan sisitem menejemen, implementasi sitem IT, perbaikan system keuangan, pendidikan dan latihan, sampai upaya berkelanjutan dalam menciptakan akses yang lebih baik kepada masyarakat yang membutuhkan.
Tahun 2013 ditandai capaian-capaian membanggakan, BPK akhirnya memberikan opini WTP kepada laporan keuangan Mahkamah Agung. Selain itu juga ditandai strategis untuk mewujudkan peradilan yang agung melalui upaya modernisasi proses kerja. Sistem pelacakan perkara (Case tracking system) yang dipergunakan untuk peradilan umum, sadngkan peradilan agama dengan siadpa.
![]() |
Dalam himbauannya, beliau berharap, “agar aparatur peradilan menjaga perilaku, karena perilaku adalah cerminan perilaku nilai-nilai yang hidup dalam institusi itu sendiri. Untuk itu terus berbakti dan mengabdi yang terbaik untuk bangsa dan negara, tingatkanlah kualitas moral, mental perilaku serta pengetahuan dan ketrampilan, sebagai aparat peradilan yang professional dan berintegritas ”harapnya.
Acara ditutup denga pembacaan doa. (ar)



