logo web

Dipublikasikan oleh Admin Badilag pada on .

PTA Bandar Lampung Tutup Sekolah Tinggi Kepaniteraan 2025, Cetak Aparatur Kepaniteraan Profesional dan Adaptif

Bandar Lampung – Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Bandar Lampung resmi menutup program Sekolah Tinggi Kepaniteraan se-wilayah PTA Bandar Lampung secara daring pada Jumat, 8 Agustus 2025. Acara ini dihadiri oleh Wakil Ketua PTA Bandar Lampung, para Hakim Tinggi, Panitera sebagai Direktur Sekolah Tinggi Kepaniteraan, serta seluruh tenaga teknis kepaniteraan dari 14 Pengadilan Agama di wilayah PTA Bandar Lampung.

Dalam laporannya, Hj. Umi Salamah Tatroman, S.H., M.H. selaku Ketua Pelaksana menyampaikan bahwa Sekolah Tinggi Kepaniteraan merupakan program peningkatan kapasitas teknis dan profesionalisme aparatur kepaniteraan di lingkungan peradilan agama. Program ini dirancang sebagai ruang belajar intensif yang memadukan teori, praktik, etika, dan inovasi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Program yang diprakarsai oleh Ketua PTA Bandar Lampung, Dr. H. Insyafli, M.H.I., ini diikuti oleh 144 peserta yang terdiri dari Panitera, Panitera Muda, dan Panitera Pengganti dari empat belas pengadilan agama (PA), yaitu PA Tanjungkarang, PA Metro, PA Gunung Sugih, PA Kalianda, PA Tanggamus, PA Kotabumi, PA Tulang Bawang, PA Sukadana, PA Krui, PA Blambangan Umpu, PA Gedong Tataan, PA Pringsewu, PA Mesuji, dan PA Tulang Bawang Tengah.

Sekolah Tinggi Kepaniteraan dibuka pada 17 Januari 2025 dan berlangsung hingga 18 Juli 2025 dengan total Sembilan kali pertemuan. Kegiatan diawali dengan pre-test, dilanjutkan penyampaian materi secara interaktif, diskusi tanya jawab, dan diakhiri dengan post-test. Sementara itu, narasumber berasal dari unsur pimpinan PTA Bandar Lampung, Hakim Tinggi, Ketua Pengadilan Agama, Panitera PTA, hingga Tim IT PTA Bandar Lampung.

Materi yang disampaikan mencakup:

• Kode Etik Panitera dan Panitera Pengganti

• Persidangan perkara tingkat pertama dan banding

• Teknik minutasi, anonimisasi, dan unggah putusan

• Penanganan pengajuan upaya hukum

• Pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung tugas kepaniteraan

• Praktik pembuatan Berita Acara Sidang dan unggah SIPP

• Peran Panitera dan Panitera Pengganti dalam pengawasan dan pembinaan

• Kapita selekta mengenai sita dan eksekusi

• Problematika teknis penyitaan dan eksekusi

 

Mengutip Benjamin Franklin, Umi Salamah menegaskan, “An investment in knowledge always pays the best interest,” bahwa investasi dalam ilmu pengetahuan akan selalu memberikan hasil terbaik. Ia berharap program ini mampu mencetak aparatur kepaniteraan yang berintegritas, profesional, adaptif, dan solutif, demi mewujudkan peradilan agama yang modern dan terpercaya.

Sementara itu, Ketua PTA Bandar Lampung, Dr. H. Insyafli, M.H.I., dalam pesannya menyampaikan, “Orang yang ditinggikan derajatnya adalah orang yang menimba ilmu. Pusaka lama berkata, berguru ke padang datar mendapat rusa belang kaki, berguru kepalang ajar bak bunga kembang tak jadi—artinya kita tidak boleh belajar setengah-setengah. Meskipun Sekolah Tinggi Kepaniteraan sudah ditutup, belajar harus terus dilanjutkan sampai ke puncaknya. Pegawai kepaniteraan jangan berhenti menulis dan menghafal pasal.”

Dengan semangat “PTA Bandar Lampung Bergetar, Berjaya Kembali!”, penutupan ini menjadi penanda bahwa komitmen peningkatan kapasitas sumber daya manusia akan terus berlanjut meski program resmi telah usai.

 

Hubungi Kami

Gedung Sekretariat MA (Lt. 6-8)

Jl. Jend. Ahmad Yani Kav. 58 ByPass Jakarta Pusat

Telp: 021-29079177
Fax: 021-29079277

Email Redaksi : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.
Email Ditjen : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Lokasi Kantor

 Instagram  Twitter  Facebook

 

Responsive Voice