PTA Jakarta Gelar Bimtek Panitera Pengganti dan Administrasi Yustisial

Ketua PTA Jakarta, Dr. H. Khalilurrahman, narasumber, Dr. H. Mukti Arto dan Pansek PTA Jakarta, Rachmadi Suhamka, S.H. saat menghadiri pembukaan Bimbingan Teknis PTA Jakarta 2013
Bogor | pta-jakarta.go.id
Pengadilan Tinggi Agama Jakarta pada tanggal 18 – 20 September 2013 menyelenggarakan Bimbingan Teknis Panitera Pengganti dan Bimbingan Teknis Administrasi Yustisial, bertempat di Hotel Royal Safari Garden, Cisarua, Bogor.
Bimtek dalam rangka Reformasi Birokrasi di lingkungan MA tersebut diikuti oleh lima panitera pengganti dan lima pejabat kepaniteraan dari tiap-tiap peradilan agama sewilayah DKI Jakarta, sehingga seluruhnya berjumlah 58 orang.
Rabu sore, 18 September 2013, Dr. H. Khalilurrahman, KPTA Jakarta membuka dengan resmi Bimbingan Teknis tersebut.
Bimtek kali ini menghadirkan nara sumber tingkat nasional, yakni Dr.H.A. Mukti Arto, S.H.,M.Hum. dengan didampingi oleh nara sumber dari hakim tinggi PTA Jakarta, Drs.H.Pelmizar, MHI, Drs.H.I. Nurcholis Syamsuddin, S.H.,M.H, Drs.H. Muslih Munawar, S.H., dan Drs.H.Endang Ali Ma’sum, S.H.,M.H.
Pembukaan diawali dengan pembacaan kalam Illahi oleh Zulhemy, B.A., panitera pengganti PA Jakarta Timur dan ditutup dengan doa oleh H. Sajadi, S.H. Panitera Muda Banding PTA Jakarta.
Pendukung Tugas Kolegial Pengadilan
Dalam laporan pertanggungjawaban ketua panitia, Rachmadi Suhamka, S.H., yang juga panitera/sekretaris PTA Jakarta mengatakan bahwa kedudukan para pejabat kepaniteraan memiliki peranan yang sangat penting dalam penegakan hukum dan keadilan terutama dalam pelaksanaan tugas pokok kekuasaan kehakiman berdasarkan Undang-Undang No.48 Tahun 2009 di bawah Mahkamah Agung RI pada dasarnya adalah sebagai unsur pendukung tugas kologeal pengadilan, dalam hal ini pengadilan di wilayah hukum Pengadilan Tinggi Agama DKI Jakarta.

Peserta Bimtek 2013 tampak serius menyimak acara pembukaan
Lebih lanjut beliau menambahkan dalam melaksanaan tugas di ibukota Negara, Jakarta sebagai kota metropolitan banyak menghadapi banyak masalah dan tantangan, karenanya sudah sepatutnya para pejabat kepaniteraan diberikan pembekalan teknis agar dapat memberikan pelayanan sesuai hukum yang berlaku.
Perjuangan Belum Selesai
Sementara itu, Ketua PTA Jakarta Dr. H. Khalilurrahman dalam sambutan pembukaan mengatakan banyak kemajuan yang telah dicapai oleh pengadilan agama, tetapi janganlah kita menepuk dada. “Perjuangan belum selesai”, tandasnya.
Kepada peserta beliau mengharapkan mencatat setiap kata dari nara sumber dan dapat mendiskusikannya sehingga setelah selesai pelatihan akan mendapat ilmu. “Peserta harus dapat mencocokan ilmu yang sudah dimiliki dengan ilmu para narasumber”, tambah beliau. Selanjutnya beliau mengharapkan pasca pelatihan ini tetap terjalin konsolidasi dan komunikasi antara peserta dengan para nara sumber.

Suasana pembukaan Bimtek PTA Jakarta 2013
Di akhir sambutannya, beliau mengatakan mengucapkan rasa syukur atas terselenggaranya bimtek ini, terima kasih yang sebesar-besarnya kepada panitia yang telah berupaya dalam penyelenggaraannya. Dengan mengucap Basmalah dan ketukan palu tiga kali, dimulailah acra bimtek ini untuk tiga hari ke depan. Selamat mengikuti.
Asti | foto : Abd Haris Rangkuti
