PTA Padang Gelar Pisah Sambut Hakim Tinggi

Dari kiri ke kanan : Istri Drs. H. Paskinar Said, Drs. H. Paskinar Said sedang menyampaikan Kata Perkenalan, Drs. H. Damsyi, M.H., istri Drs. H. Damsyi, M.H. (Kameraman : Masrinedi)
Padang l www.pta-padang.go.id
Setelah acara pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan hakim selesai di tempat yang sama (Nantongga Ballroom I lantai II Basko Hotel, Jl. Prof Dr. Hamka No. 2A, kota Padang), Selasa (28/01/2014) jam 11.30 WIB PTA Padang menggelar pisah sambut Hakim Tinggi PTA Padang.
Acara yang diawali dengan pembacaan Kalam Ilahi oleh Drs. Suheimi (Hakim PA Padang Kelas IA) dilanjutkan dengan Kata perkenalan dari dua orang Hakim Tinggi PTA Padang yang baru saja dilantik.
1. Drs. H. Paskinar Said : Kembalinya Anak Yang Hilang
Mengawali kata pengantarnya, Drs. H. Paskinar Said “Kembalinya anak yang hilang. Kenapa kalimat ini saya katakan? Karena saya sejak awalnya masuk menjadi pegawai PA tugas pertama saya di PA Padang Panjang di lingkungan PTA Padang. Setelah itu mengembara ke Indonesia Timur dan baru hari ini kembali ke PTA Padang,” ujar bapak mantan Hakim Tinggi PTA Jayapura ini memberitahukan.
“Saya sangat senang bisa kembali bertugas di Sumatea Barat apalagi bertugas sebagai Hakim Tinggi di PTA Padang,” pugkas bapak yang punya 2 anak ini menambahkan.
2. Drs. H. Damsyi, M.H. : Karir Pertama sebagai Hakim Tinggi
Dalam kata pengantarnya, Drs. H. Damsyi, M.H. menyatakan bahwa pelantikannya sebagai Hakim Tinggi PTA Padang ini merupakan karir pertamanya sebagai Hakim Tinggi. “Ini kali pertama saya menjadi Hakim Tinggi dan di PTA Padang ini saya bertugas, “ ujar bapak mantan Ketua PA Banjarnegara ini menerangkan.
Beliau juga sangat berharap selama bekerja di PTA Padang mudah-mudahan mendapatkan pengalaman yang baru dan bertambahnya teman-teman dalam bekerja untuk menegakkan keadilan.
Drs. H. Lazuardi S, M.HI beserta istri (Dra. Hj. Fauziah Sy) sedang menyampaikan Pesan dan Kesan Perpisahan
Kesan dan Pesan Drs. H. Lazuardi S, M.HI : Pergi Merantau Lagi
Mengawali Kesan dan Pesan perpisahannya, Drs. H. Lazuardi S, M.HI. menyatakan, bahwa dia telah bertugas di PTA Padang sejak pelantikannya sampai pelantikannya di PTA Pekanbaru selama 3 tahun 3 bulan 19 hari. "Saya pergi merantau lagi, karena saya pertama kali bertugas sampai dilantik menjadi hakim tinggi PTA Padang 3 tahun yang lalu di pulau Sulawesi," ujar suami Dra. Hj. Fauziah Sy ini memberitahukan.
Hal yang pertama sekali yang berkesan sewaktu saya mulai bekerja di PTA Padang adalah hobi saya yang sama dengan KPTA Padang sama-sama hobi Tenis. “Seringkali pak KPTA Padang Drs. H. Moh. Thahir, S.H., M.H. mengajak saya main tenis sehingga saya merasa betah bekerja di PTA Padang, “ tegas pria yang istri beliau juga bertugas sebagai PP di PTA Padang.
Bapak inii juga menyatakan, bahwa selama bekerja di PTA Padang beliau banyak sekali mendapatkan bimbingan dari KPTA Padang termasuk masalah TI khususnya mempergunakan komputer atau laptop. “Kami Hakim Tinggi pernah diberikan (dipinjamkan) laptop oleh pak KPTA sekaligus beliau mengajarkan dan membimbing kami mempergunakannya,” pungkas bapak ini.
Beliau juga berpesan kepada 2 orang hakim tinggi PTA Padang dan juga 5 orang KPA yang baru dilantik agar segera mengenal medan tempat kerja dan berusaha menyenangi bekerja di tempat kerja masing-masing.
WKPTA Padang Dra. Hj. Husnaini A, S.H., M.Ag. : Pak Lazuardi bertubuh Kecil namun Lincah di Lapangan Tenis.
WKPTA Padang Dra. Hj. Husnaini A, S.H., M.Ag. mewakili warga PTA Padang menyampaikan kesan, bahwa beliau sangat terkesan dengan bapak Drs. H. Lazuardi S, M.Hi. (hakim tinggi PTA Padang yang mutasi menjadi hakim tinggi PTA Pekanbaru). “Orangnya bertubuh kecil, namun ketika melihat di lapangan tenis begitu garang dan lincah sekali di dalam bermain tenis, “ ujar ibu yang pernah ikut calon hakim agung MA ini.

Tidak hanya lincah di lapangan tenis, pak Lazuardi juga teman diskusi yang menarik dan bisa bekerja sama di dalam melaksanakan tugas kedinasan. “Kami menyampaikan ucapan, Selamat jalan dan selamat bekerja di PTA Pekanbaru pak Lazuardi, semoga bapak di sana bertambah sukses lagi,” pungkas ibu yang punya 3 cucu ini menambahkan.
Acara pisah sambut ini diakhiri dengan ucapan selamat serta foto bersama hakim tinggi dan 5 orang KPA Yang mutasi dengan KPTA Padang, WKPTA Padang dan Pansek PTA Padang.
(Masrinedi-Fordilag se-Sumbar)
