PTA Padang Gelar Rapat Koordinasi dan Pembinaan PA Se-Sumatra Barat

Padang | PTA Padang
Pengadilan Tinggi Agama Padang melaksanakan kegiatan Rapat Koordinasi dan Pembinaan Pengadilan Agama Se-Wilayah Pengadilan Tinggi Agama Padang yang bertempat di Ruang Pertemuan Pustaka Bung Hatta Bukittinggi (24/08/2017).
Kegiatan Rapat Koordinasi ini difasilitasi oleh Pengadilan Agama Bukittinggi dan Pengadilan Agama Maninjau dalam rangka membicarakan Percepatan Akreditasi Manajemen Mutu dilingkungan Peradilan Agama dan organisasi pendukung yang ada pada lingkungan Peradilan Agama tersebut seperti PTWP, IKAHI, IPASPI, PPHIM dan lainnya. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua PTA Padang (Drs.H.Hasan Basri Harahap, SH.,MH), Wakil Ketua PTA Padang (Drs.H.Busra, SH.,MH), Hakim Tinggi PTA Padang, Sekretaris PTA Padang (Irsyadi, S.Ag.,M.Ag) dan Ketua, Wakil Ketua, Panitera, Sekretaris, Pengurus PTWP, IKAHI, IPASPI, PPHIM Pengadilan Agama Se-Sumatera Barat.
Setelah melakukan registrasi, shalat magrib dan makan malam bersama, seluruh peserta telah berkumpul dalam ruangan pertemuan pustaka Proklamator RI tersebut, sekitar pukul 19.30 WIB. Pembawa acara (Minda Hayati, SH, Wapan PA Bukittinggi) mempersilahkan Qori (Drs. Syafwir, SH) membacakan ayat suci Al-qur'an dan doa oleh Meridianto, SH. Pada kesempatan ini Wakil Ketua PA Bukittinggi (Drs. Azwar, SH.,M.Ei) yang mewakili Ketua PA Bukittinggi yang sedang melaksanakan cuti memberikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta yang hadir dan mempersilahkan Ketua PTA Padang untuk membuka acara Rapat Koordinasi ini.
Ketua PTA Padang mengucapkan rasa terimakasih yang sedalam-dalamnya kepada seluruh peserta yang telah berantusias hadir dan khususnya kepada Pengadilan Agama Bukittinggi dan PA Maninjau yang telah bersedia menyediakan tempat dan menjamu makan malam untuk kegiatan ini. "Mungkin Rakor ini bisa diadakan di daerah-daerah secara silih berganti dan akan menjadi bahan evaluasi bagi kita di PTA", ujar KPTA sambil tersenyum kepada Waka dan Sekretaris PTA KPTA mengharapkan aparatur Peradilan Agama untuk selalu bekerja sesuai dengan tupoksinya yang berpedoman kepada aturan yang berlaku dan selalu mawas diri dengan meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT.
"Banyak hal telah terjadi belakangan ini yang melibatkan aparatur peradilan dibawah lingkungan Mahkamah Agung RI yang berdampak langsung pada citra instansi kita dimata pemerintah dan masyarakat, padahal prestasi-prestasi Mahkamah Agung dalam beberapa waktu belakangan ini semakin meningkat dengan berbagai raihan-raihan prestasi dengan visinya Menciptakan Badan Peradilan Yang Agung dalam melayani masyarakat", ibarat pepatah “karena nila setitik rusak susu sebelanga” tambah KPTA. Kemudian KPTA mempersilahkan secara bergantian Sekretaris dan Waka PTA melanjutkan materi rakor ini. (dqfordilag)
Sekretaris PTA Padang menyampaikan materi yang sedang hangat-hangatnya di lingkungan Badan Peradilan Agama MA-RI, khusunya lingkungan PTA Padang yakninya Akreditasi Manajemen Mutu Peradilan Agama. “Kadang-kadang kita beranggapan bahwa melaksanakan akreditasi itu susah, padahal akreditasi tersebut adalah SOP-nya pekerjaan kita sehari-hari mulai dari awal sampai akhir yang dirangkum dalam sebuah wadah yang bernama Akreditasi. Akreditasi ini berfokus kepada kepuasan pelanggan (stakeholder/ Masyarakat yang berperkara)”, ulas Sekretaris PTA. “Semua pengadilan diwajibkan untuk ikut program ini, bukan pengadilan yang diperlombakan saja. Setiap pengadilan akan didampingi oleh TOT (Trainer Of Training) dari PTA Padang untuk membantu meningkatkan kualitas dan nilainya sesuai standar yang diharapkan yaitu A Excellent”, tambah Sekretaris PTA.
Waka PTA Padang pada kesempatan ini juga menekankan betapa pentingnya apa yang disampaikan oleh KPTA dan Sekretaris PTA tersebut, kerena kita adalah pelayan masyarakat maka kita diwajibkan untuk meningkatkan mutu/ kualitas pelayanan yang kita berikan dan yang akan mendapat pengakuan oleh Badan Penjamin Mutu (pihak ketiga) dalam bentuk Penilaian Akreditasi. Materi yang disampaikan barusan diibaratkan Waka PTA sebagai Konsolidasi Tugas. “Kemudian kita akan membahas sedikit mengenai Konsolidasi Pendukung (organisasi) seperti organisasi yang ada di peradilan yaitunya PTWP, IKAHI, IPASPI, PPHIM dan lainnya. Paska bergantinya kepemimpinan di lingkungan PTA Padang semua berimbas pada kepengurusannya, ada yang kekosongan jabatan dan mesti dicari penggantinya sesegera mungkin. Semua organisai pendukung yang ada didalam peradilan ini berperan penting dalam pelaksanaan tupoksi” ujar Waka PTA. Setelah mengulas materi-materi tersebut Waka PTA mempersilahkan KPTA Padang untuk melanjutkan memimpin Rakor ini.
Setelah sesi tanya jawab, sekitar pukul 22.00 WIB, kegiatan inipun berakhir. KPTA Padang dan timnya merampungkan hasil Rakor ini dan akan dibawa ke Padang untuk selanjutnya akan ditindaklanjuti. KPTA Padang dan rombongan kembali ke penginapan untuk beristirahat karena besok pagi akan menghadiri Peresmian Lapangan Tenis Pengadilan Agama Maninjau yang juga akan dihadiri oleh semua yang hadir di Ruang Pertemuan Pustaka Bung Hatta malam kemarin. Semoga apa yang dihasilkan dalam Rapat Koordinasi ini akan membawa kemajuan yang siknifikan demi terwujudnya Peradilan Agama Se-Sumatera Barat yang lebih baik lagi, Aamiin YRA. (dqfordilag)
