Jurdilaga PTA Jambi Kian Memahami Jurnalisme Ala PA

Redaktur Badilag.net, Hermansyah, S.HI, memberikan materi di hadapan peserta Bimtek Jurnalistik PTA Jambi yang diikuti oleh Semua PA di wilayah PTA Jambi
Jambi | pta-jambi.go.id
Setelah mendapatkan penjelasan yang lengkap dari Redaktur Badilag.net, Hermansyah, S.HI, pada Bimtek Jurnalistik dan administrator website PA sewilayah PTA jambi, kini Jurnalis Peradilan Agama (Jurdilaga) PTA Jambi semakin paham dan semakin yakin akan mampu berkarya pada masa yang akan datang.
Seperti yang dijelaskan oleh Hermansyah bahwa Jurnalisme ala peradilan itu adalah kegiatan menghimpun, mengolah dan menyajikan, informasi yang berhubungan dengan peradilan agama.
Oleh karena itu, reporter Jurdilaga harus bisa memililih berita-berita yang layak dan tidak untuk dipublikasikan.
Selain itu dirinya menegaskan, Jurnalis wajib memiliki rasa ingin tahu yang besar. Rasa ingin tahu tersebut, sama sekali tidak boleh dibatasi.
‘’Rasa ingin tahu wajib dimiliki, dan jangan pernah membatasi rasa ingin tahu itu,’’ ungkap pria yang kerab mendampingi Dirjen Badilag ini.
Tidak hanya itu saja, menurut Hermansyah, mengumpulkan, mengolah dan menyajikan adalah tiga unsur jurnalisitik yang tidak bisa dipisahkan dan saling menguatkan.
Lantas poin mana yang paling sulit? Redaktur Badilag ini, menyebutkan bahwa unsur yang paling sulit itu adalah mengumpulkan.
‘’Ibarat masak, mengumpulkan itu perlu belanja dulu mencari yang kita butuhkan, beli cabe, beli bawang, minyak goring dan lain-lain,’’ tukasnya.

Tanya Jawab dengan peserta, Tanpak Wakil Ketua PA Jambi kelas IA mengajukan pertanyaan kepada Redaktur Badilag.net
Oleh karena itu, untuk mengumpulkan data-data yang akan dituliskan menjadi sebuah berita yang menarik harus memperhatikan 3 point berikut. Tiga point itu masing-masing adalah observasi, wawancara dan studi dokumentasi. (Jurdilaga PTA Jambi)
