Sampaikan Hasil Rakor, KPA Buntok Harapkan Semua Bergerak Cepat

Dari kiri: Pansek (Drs. H. Saiful Anshari), Ketua (Drs. Hasanuddin, MH.) dan Wakil Ketua (Drs. M. Najamudin, MHI.)
Buntok | pa-buntok.go.id
Setelah sebelumnya mengikuti Rapat Koordinasi di PTA Palangka Raya, Ketua PA Buntok, Drs. Hasanuddin, MH. langsung menggelar Rakor intern pada hari Kamis (14 Maret 2014). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh hakim dan pegawai PA Buntok.
Menurut KPA Buntok, agenda utama kali ini adalah penyampaian hasil rakor di PTA Palangka Raya yang diikuti oleh Ketua dan Pansek 2 hari sebelumnya. “Sesuai dengan amanat KPTA Palangka Raya, Drs. H. Abdul Halim Syahran, SH., MH. yang menginginkan agar hasil rakor ini segera disampaikan kepada jajaran di satker-nya masing-masing”, ungkap Hasanuddin.
Beberapa point penting yang disampaikan oleh KPA Buntok antara lain, mengenai PERMA No. 1 Tahun 2014 tentang Pedoman Pemberian Layanan Hukum bagi Masyarakat Tidak Mampu di Pengadilan, peningkatan kualitas pelayanan publik, pelayanan terpadu, penyampaian berkas banding dan kasasi serta beberapa hal lain yang berkaitan erat dengan tugas pokok dan fungsi peradilan.
Materi lain yang disampaikan dan tidak kalah penting adalah hasil monitoring dari koordinator binwas PTA Palangka Raya, Drs. H. Ahmad, SH., MH. mengenai keaktifan seluruh satker dalam menginput data-data pada SIADPA Plus dan SIMPEG. Menurut Ahmad, di zaman yang serba teknologi ini, dengan adanya SIADPA Plus dan SIMPEG tentu akan sangat membantu tugas kita sehari-hari.
Untuk itu beliau berharap agar seluruh satker di lingkungan PTA Palangka Raya dapat aktif dan rutin menginput data-data tersebut. Karena, peringkat PTA Palangka Raya secara nasional sangat dipengaruhi oleh kinerja Pengadilan Agama di bawahnya.

Hakim dan pegawai PA Buntok menyimak penyampaian hasil rakor
Di akhir acara, KPA Buntok berharap agar seluruh unit dapat bergerak cepat mempelajari informasi-informasi baru yang telah disampaikan. Dan beliau juga menginginkan agar kekurangan-kekurangan yang masih ada segera dibenahi, kita tidak ingin berada dalam catatan merah PTA Palangka Raya, tutup beliau. by hamid.
