Tahun 2013, PA Tembilahan Terima Perkara Sebanyak 622 Perkara
Tembilahan | pa-tembilahan.go.id
Pengadilan Agama Tembilahan dalam laporan tahunan 2013, dalam rekapitulasi perkara yang dilaporkannya menjelaskan bahwa untuk tahun 2013 perkara yang masuk ke Pengadilan Agama Tembilahan sebanyak 622 perkara. Sementara sisa perkara tahun lalu sebanyak 57 perkara, perkara yang diputus sebanyak 590 perkara, sedangkan sisanya sebanyak 89 perkara.
Dari jumlah perkara yang masuk sebanyak 622 perkara tersebut, terdiri dari perkara Cerai Talak sebanyak 113 perkara, perkara Cerai Gugat sebanyak 466 perkara, perkara waris 14 perkara, Istbat nikah sebanyak 10 perkara, izin poligami 4 perkara, pembatalan perkawinan 1 perkara, pembagian harta bersama 1 perkara, perwalian 4 perkara, wali adhal 3 perkara, perkara hibah sebanyak 2 perkara.
Dari jumlah perkara yang masuk tersebut dapat dikalkulasikan bahwa rata-rata perkara masuk ke Pengadilan Agama dalam setiap bulan adalah sebanyak 60 perkara, dengan jenis perkara yang berbeda-beda.
Ternyata perkara cerai gugat masih mendominasi/menduduki peringkat pertama dari perkara yang masuk ke Pengadilan Agama Tembilahan yakni sebanyak 466 perkara, sedangkan peringkat kedua adalah perkara cerai talak sebanyak 113 perkara yakni (kurang lebih) seperemat dari jumlah perkara cerai gugat yakni 466 perkara. Sementara peringkat ketiga adalah perkara sengketa waris yakni sebanyak 14 perkara, dan peringkat keempat adalah perkara permohonan istbat nikah sebanyak 10 perkara.
Untuk menyelesaikan semua perkara tersebut, Pengadilan Agama Tembilahan mempunyai 8 orang hakim termasuk pimpinan dan terdiri dari 5 Majelis Hakim dengan dibantu oleh 5 orang panitera/panitera pengganti.
Sementara jumlah Jurusita dan jurusita pengganti sebanyak 8 orang, yakni terdiri dari 3 orang jurusita dan 5 orang jurusita pengganti.
Semoga Pengadilan Agama Tembilahan dapat menyelesaikan semua perkara tersebut dengan sederhana, cepat dan biaya ringan serta memenuhi rasa keadilan yang diinginkan masyarakat. (Nsw Cooy).
