Ujian CPNS Honorer K-2 MA di MS Aceh Berjalan Dengan Tertib

Foto Pembukan dokumen Soal Ujian CPNS Honorer K-2
Banda Aceh | ms-aceh.go.id
Sebagai tindak lanjut ujian kemampuan komputer bagi CPNS MA yang dilaksanakan beberapa waktu yang lalu, maka pada hari Minggu tanggal 3 Nopember 2013 dilangsungkan ujian tertulis. Ujian tertulis tersebut diikuti oleh mereka yang dinyatakan lulus kemampuan komputer dan tenaga honorer kategori II. Peserta ujian tertulis dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok peserta umum dan kelompok honorer tanpa membedakan asal peserta.
Ujian honorer dilaksanakan di MS Aceh dan ujian peserta umum dilaksanakan di Universitas Syiah Kuala di bawah koordinasi PT Banda Aceh. Peserta ujian honorer sebanyak 97 orang dengan rincian 44 orang berasal dari Mahkamah Syar’iyah dan 53 orang berasal dari peradilan umum. Hadir mengikuti ujian sebanyak 89 orang, tidak hadir 8 orang yang kesemuanya berasal dari peradilan umum.
Panitera/Sekretaris MS Aceh Drs. H. Syamsikar selaku Ketua Panitia Daerah dalam sambutannya ketika acara pembukaan berpesan kepada peserta ujian agar dapat mengikutinya dengan tertib dan sungguh-sungguh semoga lulus semuanya. H. Syamsikar menyebutkan bahwa MA membutuhkan CPNS yang berkualitas dan bermoral yang akan diangkat menjadi panitera pengganti dan jurusita. “Laksanakan ujian dengan tertib dan kerjakan soal-soal dengan kemampuan masing-masing,” ujar H. Syamsikar mengingatkan.

Hadir mengawasi ujian panitia pusat dari MA sebanyak dua orang, yaitu Yani Haryani, SH dan H. Jamat. Selain itu dihadiri juga oleh Kapten Endang Sumiarto dari Pengadilan Militer I -01 Banda Aceh. Ujian tersebut dipantau dan dimonitor oleh BPKP Aceh yang dihadiri oleh Ibu Misnah.
Dalam pengamatan redaktur website MS Aceh AHP, ujian berlangsung dengan tertib dan lancar. Ujian dimulai pukul 08.00 – 14.00 Wib yang diselingi Isoma 30 menit. Semua peserta ujian serius dan sungguh-sungguh mengerjakan soal yang terdiri dari dua kelompok, yaitu Tes Kemampuan Dasar dan Tes Kemampuan Bidang.
Salah seorang peserta yang berasal dari PN Bireuen Munzir S, 51 tahun ketika diwawancarai mengatakan ia berharap lulus dalam ujian tersebut. Munzir telah menjadi honorer sejak tahun 1996 dengan tugas pengantar surat dan jaga malam. “Doakan saya lulus,” katanya penuh harap. Hal yang sama disampaikan oleh Mohd. Yunus yang berasal dari MS Meulaboh. Ia mengatakan telah menjadi honorer sejak tahun 2005 dengan tugas operator keuangan.
Dijelaskannya, bahwa honorer yang ikut ujian telah mengabdikan diri paling tidak selama 8 tahun sehingga sangat wajar apabila dinyatakan lulus dalam ujian tersebut. “Semoga kami semua dinyatakan lulus,” imbuhnya yang diamini oleh temannya Fakhrurrazi yang berasal dari MS Langsa.

Foto Pembakaran dokumen soal ujian CPNS Honorer K-2 di MS Aceh
Setelah ujian selesai dan jawaban telah dimasukkan ke dalam amplop serta disegel, lalu dilakukan pemusnahan soal-soal ujian dengan cara membakarnya. Semua kegiatan ujian dituangkan dalam bentuk berita acara sebagai bukti ujian dilaksanakan dengan tertib. Kita berharap dan berdoa kepada Allah Swt kiranya peserta ujian honorer K.2 MA dinyatakan lulus semuanya, amin.
(AHP)
