Wakil Panitera dan Panmud Gugatan PA Tarakan Dilantik

Foto : Ketua PA Tarakan saat mengambil sumpah Pejabat yang baru
Tarakan | pa-tarakan.net
Senin, 30 September 2013, pukul 08.30 wita, bertempat di Ruang Sidang Utama Kantor Pengadilan Agama Tarakan, dilaksanakan Pelantikan Wakil Panitera PA Tarakan dan Panitera Muda Gugatan PA Tarakan oleh Ketua PA Tarakan, Drs. H. Abdul Mujib AY, M.H. Pelaksanaan pelantikan diikuti oleh seluruh Pejabat dan Pegawai Pengadilan Agama Tarakan, serta rohaniwan dari Kementrian Agama Tarakan.
H. Abdurrahman, S.Ag. sebelumnya adalah Panitera Muda Gugatan PA Tarakan, diangkat menjadi Wakil Panitera PA Tarakan menggantikan Drs. Moh. Asngari yang mutasi menjadi Panitera/Sekretaris PA Nunukan.
Sedangkan H. Muh. Sahir, S.Ag. awalnya adalah Panitera Muda Gugatan PA Tanjung Selor, diangkat menjadi Panitera Muda Gugatan PA Tarakan menggantikan H. Abdurrahman, S.Ag.
“Terima kasih saya ucapkan kepada pejabat yang baru dilantik, dan diharapkan untuk dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya” sambut Ketua PA Tarakan. “H. Abdurrahman merupakan stok lama, sedang H. Sahir juga merupakan stok lama, akan tetapi menjauh dulu mencari pengalaman di Tanjung Selor, untuk kemudian mendekat lagi di Tarakan” tambah Ketua PA Tarakan.
“InsyaALLAH setelah pelantikan, saya akan segera berkoordinasi dengan Panitera, dan tentunya juga Wakil Panitera serta Panitera Muda sebagai kepanjangan tangannya, dalam rangka kelancaran pelayanan para pencari keadilan” Kata Ketua PA Tarakan diakhir sambutannya.
Diluar pelaksanaan pelantikan ada hal menggelikan dari H. Muh. Sahir, S.Ag., pejabat yang ‘pergi’ dulu ke Tanjung Selor, kemudian ‘kembali’ lagi ke Tarakan.

Foto 2 : Pejabat dan Pegawai PA Tarakan mengikuti kegiatan pelantikan
Hal ini terjadi saat ia berada di Ruang Sekretariat (mengurus berkas), karena kebiasaannya merokok ia ditegur oleh seorang Pejabat Sekretariat untuk tidak merokok di Ruang Sekretariat karena ruang ber-AC. Kemudian keluarlah H. Sahir menuju Ruang Mediasi disebelahnya untuk merokok. Akan tetapi di Ruang Mediasi pun kena tegur kembali karena ternyata sebagian besar ruang di PA Tarakan telah ber-AC termasuk ruang yang akan ditempatinya.
