Yuk, Menengok Rumah Dinas PA Manna

Rumah Dinas PA Manna yang bersih dan rapi
Manna | www.pa-manna.go.id
Bersih dan terawat, itulah kesan pertama ketika kita memasuki halaman rumah dinas Ketua Pengadilan Agama Manna. Rumah dinas yang berukuran 12 m X 10 m ini terletak lebih kurang 2 Km dari pusat kota dan berjarak lebih kurang 200 m dari kantor Pengadilan Agama Manna. Rumah dinas ini terletak di atas tanah berukuran lebih kurang 50 m X 30 m. Sebuah tanah yang sangat luas.
Rumah dinas Pengadilan Agama Manna dapat dikatakan terletak di tempat yang terpencil. Disamping berjarak dari pusat kota, rumah dinas Pengadilan Agama juga dapat dikatakan tidak mempunyai tetangga kiri dan kanan, depan dan belakang.
Di depan adalah jalan lintas Manna – Bengkulu, dibelakang berbatas kebun sawit, samping kanan tanah kosong yang di tumbuhi semak belukar dan samping kiri kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkulu Selatan. Kantor Dinas Kesehatan Bengkulu Selatan inilah satu-satunya bangunan sebagai tetangga sehari-hari Ketua Pengadilan Agama Manna beserta keluarga.
Kalau sore telah mulai bergayut dan malampun mulai datang, terasa sepi sekali di lingkungan rumah dinas Pengadilan Agama Manna ini. Apalagi bila malam semakin larut Ketua Pengadilan Agama beserta keluarga hampir dapat dikatakan selalu ditemani suara-suara seperti di tengah hutan.
Suatu kali TIM IT Pengadilan Agama Manna pernah berdiolog dengan Ketua Pengadilan Agama Manna dan keluarga sewaktu berkunjung ke rumah dinas Pengadilan Agama Manna, bertanya sambil berseloroh, “Apa rasa takut tidak pernah menghantui Bapak dan Ibu apabila malam telah datang ?” Sambil tersenyum dan berseloroh Ketua Pengadilan Agama Manna juga balik bertanya.
“Bila anda nanti meninggal dunia siapa yang menemani anda dalam kubur ?, suatu saat anda juga akan sendirian bukan ?” Kata Ketua Pengadilan Agama Manna balik bertanya. Lebih lanjut Ketua Pengadilan Agama menjelaskan bahwa dahulu sewaktu Rasulullah SAW bersembunyi dalam gua Tsur bersama Abu Bakar, Rasul pernah berucap kepada Abu Bakar, “Laa tahzan innallaha maana” (jangan takut wahai Abu Bakar, karena sesungguhnya Allah bersama kita). Nasehat Rasulullah inilah yang selalu diingatkan Ketua pengadilan Agama Manna kepada keluarganya.


Kiri : Pulang Kampung, Kunjungan KPTA Kupang dan kanan : Arisan Keluarga Besar PA Manna
Ketua Pengadilan Agama Manna Drs. Lazuarman, M.Ag adalah sosok yang kratif dan tidak pernah mau diam. Disela kesibukannhya sehari-hari selalu dimanfaatkan untuk bekerja dan bekerja. Inilah yang selalu dilakukan Ketua Pengadilan Agama Manna di lingkungan rumah dinas setiap hari Sabtu dan Minggu. Untuk mengusir sepi di hari libur beliau manfaatkan membersihkan dan menata rumah dinas.
Tanah yang luas di belakang rumah dinas dimanfaatkan untuk berkebun. Ya berkebun kacang, menanam singkong dan pisang. Hasil kebun ini telah dirasakan manfaatnya bagi semua pegawai bila panen, seperti kacang rebus, singkong dan pisang. “Ya hanya sekedar pengusir sepi sambil mengeluarkan keringat” kata Ketua pengadilan Agama Manna sambil tertawa lepas.
Disamping itu sebagai tempat tinggal sehari-hari rumah dinas Ketua Pengadilan Agama Manna juga sering digunakan untuk “Silaturrahim”, seperti acara arisan bulanan keluarga besar Pengadilan Agama Manna dan juga tak jarang digunakan menunggu tamu dari lingkungan pengadilan Tinggi Agama Bengkulu, bahkan tamu dari Pengadilan Tinggi Agama lainnya.
Dengan seringnya rumah dinas Ketua Pengadilan Agama Manna ini digunakan untuk acara silaturrahim, secara tidak langsung juga mengusir sepi bagi Ketua Pengadilan Agama Manna beserta keluarga.
“Silaturrahim itu kan sunnah Rasul bukan ?” kata Ketua Pengadilan Agama Manna balik bertanya. Rasul menjanjikan bahwa salah satu faedah silaturrahim adalah memperpanjang umur dan mempermudah rezeki. Karena itu dalam keseharian Ketua pengadilan Agama tetap mempertahankan kehidupan bersilaturrahim.
TIM IT PA MANNA
